- Pelatih Eugen Polanski menyatakan cedera otot Kevin Diks disebabkan beban kerja yang terlalu tinggi di Borussia Monchengladbach.
- Kevin Diks telah mencatatkan 27 penampilan dan akan kembali bermain saat melawan Wolfsburg pada Sabtu, 26 April 2026.
- Polanski kini berupaya menyeimbangkan rotasi pemain demi menjaga stabilitas tim serta kesehatan Kevin Diks di Bundesliga.
Suara.com - Pelatih Borussia Monchengladbach, Eugen Polanski secara khusus menyoroti tingginya beban kerja yang dipikul oleh bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Hal ini diungkapkannya sebagai salah satu penyebab utama dari rentetan cedera otot yang dialami sang pemain dalam beberapa pekan terakhir.
Kabar baiknya, kondisi Diks kini berangsur membaik dan ia siap untuk kembali diturunkan saat timnya melawat ke markas Wolfsburg, Sabtu (26/4/2026).
Namun, Polanski menegaskan bahwa manajemen menit bermain sang pemain kini menjadi perhatian serius.
"Secara umum, kami telah melewati minggu ini dengan baik, dan kami tidak mengalami kemunduran besar. Kami harus mengatur beban kerja Kevin Diks dengan hati-hati selama beberapa hari terakhir," tutur pelatih Monchengladbach, Eugen Polanski.
Beban kerja tinggi yang dimaksud Polanski sangat beralasan. Sejak didatangkan pada musim panas 2025, Diks langsung menjelma menjadi tulang punggung yang tak tergantikan di lini pertahanan Die Fohlen.
Dari total 30 laga yang telah dijalani tim di Bundesliga, pemain berusia 29 tahun ini telah tampil dalam 27 pertandingan, 26 di antaranya sebagai starter dengan total waktu bermain mencapai 2.267 menit.
Statistik ini menunjukkan betapa vitalnya peran bek Timnas Indonesia tersebut bagi tim.
Di tengah perjuangan tim untuk menjauhi zona degradasi, Polanski kini dihadapkan pada dilema.
Baca Juga: Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
Di satu sisi, ia sangat membutuhkan tenaga Diks. Namun di sisi lain, ia juga harus sangat berhati-hati agar tidak memaksakan sang pemain dan memicu cedera kambuhan.
"Ada pertimbangan melakukan perubahan komposisi starting XI. Banyak pemain di berbagai posisi menunjukkan seberapa baik mereka dapat tampil," ujar Polanski.
"Namun, terlalu banyak perubahan dapat berdampak negatif pada stabilitas tim. Ini semua tentang menemukan keseimbangan yang tepat," tegasnya.
Monchengladbach sendiri sedang dalam tren negatif setelah gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhir.
Mereka sangat membutuhkan tambahan poin untuk mengamankan posisi di Bundesliga, dan kehadiran Kevin Diks dalam kondisi prima akan menjadi kunci utama dalam empat laga sisa yang sangat menentukan.
Berita Terkait
-
Bayern Munich Sabet Gelar ke-35, Fans Kirim Pesan Tegas: Kami Mau Treble!
-
Apes Banget! Gladbach Batal Menang Lawan Mainz, Kevin Diks Cedera
-
Hajar Stuttgart, Bayern Munich Kunci Gelar Juara Bundesliga 2025/26
-
Nasib Sial Kevin Diks: Dibekap Cedera, Gladbach Terancam Degradasi
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Rumor: Klub Raksasa Polandia Tertarik Boyong Dony Tri Pamungkas
-
Arsenal dan Atletico Madrid Bersaing Rekrut Julian Brandt
-
Rahasia Pola Makan Cristiano Ronaldo, Disiplin Tanpa Gula dan Susu
-
Utusan Trump Usul Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026, FIFA: Mereka Pasti Datang
-
Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Timnas Indonesia Harus Waspada, Chanathip Bertekad Bawa Thailand Juara Piala AFF 2026
-
Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah
-
Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib