Suara.com - Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, turut khawatir soal pandemi virus corona yang kini sedang menghantui dunia. Oleh sebab itu, ia baru-baru ini menyumbang uang sekitar 1 juta euro (Rp 17,3 miliar) untuk beberapa rumah sakit di negaranya, Portugal.
Menurut laporan Sky Sports, ada dua rumah sakit yang menjadi rujukan bantuan Ronaldo. Dua rumah sakit itu antara lain Rumah Sakit Santa Maria yang terletak di Lisbon dan Rumah Sakit Santo Antonio di Porto.
Ronaldo tak sendirian dalam aksinya kali ini. Pemain 35 tahun itu turut menggandeng sang agen bernama Jorge Mendes untuk mengurus semua bantuannya tersebut, mulai dari pengadaan kipas angin, masker, peralatan infus, tempat tidur, serta perlengkapan medis lainnya.
Aksi dermawan Ronaldo itu pun diungkapkan oleh pihak Rumah Sakit Santa Maria. Mereka pun merasa sangat terbantu dengan sumbangan tersebut.
''Kami dihubungi Jorge Mendes bersama Ronaldo ingin menyumbangkan dana sukarela untuk dua unit perawatan intensif bagi pasien positif corona yang kritis,'' ujar kepala Rumah Sakit Santa Maria, Daniel Ferro.
''Ada beberapa macam yang ingin mereka sumbangkan. Antara lain kipas angin, monitor, selang infus, tempat tidur, serta seluruh peralatan penunjang pasien yang terinfeksi corona,'' tuturnya menambahkan.
Senada dengan pihak Rumah Sakit Santa Maria, kepala Rumah Sakit Santo Antonio, Paulo Barbosa juga ikut berterima kasih dengan tindakan dermawan Ronaldo. Ia menyebut segala tindakan di rumah sakit tersebut menjadi makin mudah.
''Kami kina bisa membuka UGD dengan 15 ranjang lengkap dengan kipas angin, monitor, dan peralatan pendukung lainnya. Kami berterima kasih kepada Ronaldo dan Jorge Mendes atas inisiatif luar biasanya, di saat negara sedang membutuhkan bantuan siapapun," kata Paulo Barbosa.
Sementara itu, kasus positif corona di Portugal memang cukup mengkhawatirkan. Laporan terbaru menyebut sudah ada 2.362 kasus, dengan 33 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Manchester United Segera Permanenkan Ighalo, Bayar Rp 287 Miliar ke Shenhua
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
-
Juventus Berhasrat Boyong Rekan Duet Jay Idzes
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti