Suara.com - Wabah virus corona semakin menyebar di Indonesia. Hampir seluruh wilayah di Indonesia sudah terdeteksi adanya COVID-19.
Tentunya berbagai upaya dilakukan pemerintah, baik pusat ataupun daerah untuk menekan penyebaran virus tersebut. Tidak terkecuali di Kota Jayapura, Papua.
Menurut Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago aturan ketat dilakukan oleh pemerintah daerah Papua. Sama seperti di Jakarta, pemerintah Papua juga memberlakukan social distancing.
Tidak hanya itu saja, bahkan mereka juga melakukan pentupan daerah-daerah yang dianggap rawan menjadi penyebaran virus tersebut.
Kebijakan ini berdampak terhadap aktivitas tim Persipura. Bahkan, manajemen tim berjuluk Mutiara Hitam itu memulangkan pemain yang bukan asli Papua.
"Saya dengar kabar kota Jayapura akan di lockdown. Jadi untuk mengantisipasi hal tersebut kami akan memulangkan pemain yang berasal dari luar kota," kata Jacksen, Kamis (26/3/2020).
"Saya juga merasakan sama seperti apa yang lain rasakan di luar sana. Di Jayapura juga penuh dengan kewaspadaan dan menjaga berdekatan dengan orang agar tidak terkena virus itu," tambahnya.
Pelatih asal Brasil tersebut juga bakal ikut pulang ke tempat tinggalnya. Kini, eks juru taktik Barito Putera itu memilih pulang ke Surabaya.
Namun, Jacksen punya pesan untuk Boaz Solossa dan kawan-kawan. Ia ingin para pemain bisa menjaga kebugaran tubuh saat di rumah masing-masing.
Baca Juga: Liga 1 Terhenti, Hamka Hamza Tak Putus Komunikasi dengan Sesama Pemain
"Semua orang dari luar Jayapura akan pergi, tanpa terkecuali dan saya akan kembali ke Surabaya untuk tinggal di sana untuk mengikuti kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Jayapura ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions