Suara.com - Pelatih kawakan asal Jerman yang kini menjabat Direktur Pengembangan RB Leipzig dan New York Red Bulls, Ralf Rangnick sudah cukup santer dikabarkan bakal menjadi pelatih AC Milan musim depan menggantikan Stefano Pioli, sekaligus juga menjabat Direktur Teknik Rossoneri.
Update terbaru, Rangnick pun kini mendapat lampu hijau untuk membesut AC Milan musim depan.
Bukan kaleng-kaleng, sosok berusia 61 tahun itu mendapat restu dari manajer legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi.
Sebagai pelatih kepala, Rangnick sendiri praktis sudah kenyang pengalaman melatih di Bundesliga. Ia pernah melatih sejumlah klub ternama Jerman mulai dari VfB Stuttgart, Hoffenheim, Schalke 04, hingga RB Leipzig.
"Saya pikir dia (Rangnick) pelatih yang bagus. Secara pribadi saya tidak mengenalnya, tapi saya pikir dia cocok melatih AC Milan musim depan," ujar Sacchi kepada Sportmediaset.
"Saya kira AC Milan membutuhkan stabilitas dari seorang pelatih. Mereka tidak memiliki itu dalam beberapa tahun terakhir," sambung pria berusia 74 tahun yang sukses membawa AC Milan kampiun Piala Champions secara back-to-back pada musim 1988/1989 dan 1989/1990 tersebut.
"Tim-tim yang dilatih Rangnick memainkan sepakbola yang bagus, di mana Leipzig adalah yang terakhir," tutur Sacchi.
"Italia seperti menolak untuk berubah. Untuk memperbaharuinya, penting untuk memasukkan pengetahuan baru. Saya pikir dia (Rangnick) bisa membawa gaya Jerman ke sini dan saya cukup yakin itu bakal bagus buat Milan," tukasnya.
Sebagai informasi tambahan, Rangnick sendiri sejatinya masih terikat kontrak bersama Grup Red Bull sampai akhir Juni 2021.
Baca Juga: Hancurnya Hati Presiden FIFA Lihat Italia Diteror Pandemi COVID-19
Setali tiga uang dengan Pioli, pelatih kepala AC Milan saat ini. Pelatih berkepala plontos itu sebenarnya masih memiliki kontrak di San Siro hingga musim panas 2021 mendatang.
Berita Terkait
-
Sindir Pemain Bergaji Selangit, Tevez: Semua Harus Nyumbang Perangi Corona
-
Presiden FIFA: Sepakbola akan Berbeda Setelah Pandemi Virus Corona Berakhir
-
Demi Klub, Conte dan Para Pemain Inter Milan Rela Gajinya Dipangkas
-
Italia Darurat Corona, Skuat AC Milan Tak Pikirkan soal Latihan
-
Legenda AC Milan: Italia akan Mengalahkan COVID-19
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
-
Analisis PSG vs Arsenal: Pressing Tinggi, Serang Sisi Kiri, dan Bertahan Mati-matian
-
Ditebus Rp1,49 T, Anthony Gordon: Sejak Balita Saya Ingin Main untuk Barcelona
-
Jejak Kontroversial 10 Tahun Terakhir Daniel Siebert Wasit Final Liga Champions
-
Final Liga Champions PSG vs Arsenal: 10 Fakta Penting yang Wajib Diketahui