Suara.com - Kepedulian sosial Danny Welbeck patut diacungi jempol. Eks penyerang Manchester United dan Arsenal yang kini membela panji Watford itu menyumbangkan paket bantuan senilai 10.000 pounds (sekira Rp 196 juta) untuk membantu penanggulangan pandemi global COVID-19 alias Virus Corona.
Paket tersebut akan didonasikan kepada para penduduk kampung halaman ibunda Welbeck di Ghana. Meski berkebangsaan Inggris, penyerang berusia 29 tahun itu memang berdarah Ghana yang berasal dari sang ibu.
Paket bantuan tersebut sendiri berisikan makanan serta barang-barang saniter dan pembersih.
Alat Pelindung Diri (APD) juga disumbangkan ke dokter dan perawat di Rumah Sakit Pemerintah Distrik Atwima Nwabiagya, yang terletak di Kota Nkawie.
Sebagai informasi, data terakhir menunjukkan sudah ada hampir 600 kasus positif COVID-19 di Ghana, yang merupakan kasus terdampak Corona terbesar di Afrika Barat, sementara pemerintah telah memperpanjang lockdown di beberapa kota besar selama sepekan.
Sumbangan itu dibuat secara langsung oleh bibi Welbeck, Charlotte Adwoa Tumutuom, yang tentunya mengungkapkan kecintaan pemilik 42 caps bersama Timnas Inggris itu kepada Ghana.
"Danny sangat peduli tentang bagaimana warga Ghana akan bertahan dari masa-masa sulit ini," ujar Tumutuom kepada situs berita Ghana, Pulse, yang dilansir GOAL International.
"Meskipun ia belum pernah tinggal di sini, ia memiliki kepedulian yang besar kepada warga Ghana, Jadi, ia merasa harus menawarkan bantuan dengan cara yang ia bisa untuk mendukung upaya pemerintah di masa-masa pandemi ini," sambung sang bibi.
Welbeck sendiri diketahui terakhir kali mengunjungi Ghana adalah pada 2017, untuk melihat keluarga besarnya dan sebuah sekolah yang ia danai di wilayah Ashanti.
Baca Juga: Ratu Tisha Tinggalkan PSSI, Indra Sjafri: Wanita Pekerja Keras
Berita Terkait
-
Cari Pelapis Harry Kane, Thomas Tuchel Bakal Pilih Striker Uzur Ini ke Piala Dunia 2026
-
Dari Sterling hingga Foden, Ini 6 Bintang Premier League Jebolan Piala Dunia U-17
-
Chelsea Kalah dari Brighton Setelah Unggul Lebih Dulu, Kartu Merah Chalobah Jadi Titik Balik
-
3 Klub yang Dirumorkan Rekrut Thom Haye, Berlabuh Kemana?
-
Profil Watford, Klub Liga Inggris Kasta Ke-2 yang Minat dengan Thom Haye
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa