- Cha Bum-kun merupakan legenda sepak bola Korea Selatan yang menjadi perintis kesuksesan pemain Asia di kompetisi elite Eropa.
- Ia meraih prestasi gemilang bersama klub Jerman pada era 1980-an dengan mencetak rekor gol dan meraih gelar juara.
- Dedikasinya diakui melalui penghargaan pemerintah Jerman serta status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi tim nasionalnya.
Suara.com - Timnas Korea Selatan yang kini tengah mempersiapkan skuad terbaiknya menuju panggung Piala Dunia 2026 tentu tidak akan pernah melupakan sosok legendaris bernama Cha Bum-kun.
Pria kelahiran Hwaseong ini diakui secara luas sebagai pesepak bola terhebat dalam sejarah negaranya sekaligus perintis utama masuknya talenta Asia ke kompetisi elite Eropa.
Sebelum berseragam Eintracht Frankfurt dan Bayer Leverkusen, striker tajam ini membangun reputasi mengerikan berkat kecepatan eksplosif serta kemampuan penyelesaian akhir yang mematikan.
Publik sepak bola Jerman pada era 1980-an bahkan menjulukinya “Tscha Bum” atau “Cha Boom” karena kemampuan melepaskan tembakan sekencang kilat.
Sir Alex Ferguson yang kala itu menukangi Aberdeen tak ragu memuji sang penyerang dengan menyebutnya sebagai pemain yang tidak bisa dihentikan.
Awal Mula Perjuangan Sang Perintis
Perjalanan karier sang legenda dimulai dari nol ketika ia terpaksa pindah dari SMP Yeongdo ke SMP Kyungshin setelah klub sepak bola sekolahnya dibubarkan.
Masa SMA-nya dipenuhi rintangan berat hingga nyaris putus sekolah akibat kekerasan dari siswa yang lebih tua sebelum akhirnya diselamatkan oleh manajer Chang Woon-soo.
Bakatnya cepat tercium hingga ia mencatat rekor dunia sebagai pemain termuda yang mencapai 100 penampilan internasional pada usia 24 tahun 35 hari.
Baca Juga: Kabar Gembira! Trump Hapus Jaminan Visa Rp245 Juta untuk Pemegang Tiket Piala Dunia 2026
Lompatan besar ke kompetisi kasta tertinggi Jerman sempat tertunda oleh kewajiban dinas militer bersama Angkatan Udara pada akhir 1970-an.
Kontrak pertamanya bersama Darmstadt 98 terhenti setelah ia dipanggil kembali untuk menyelesaikan masa dinas yang berakhir pada Mei 1979.
Ledakan Bomber Asia di Tanah Eropa
Setelah kewajiban negara selesai, ia bergabung dengan klub kasta tertinggi Jerman pada usia 26 tahun dan langsung mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut.
Gelar Piala UEFA ia persembahkan untuk dua klub berbeda yang dibelanya, menjadikannya salah satu penyerang paling disegani di Eropa.
Legenda Jerman Lothar Matthäus secara terbuka mengakui kehebatannya dan menyebutnya sebagai “salah satu penyerang terbaik di dunia”.
Berita Terkait
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa
-
BTS Hingga Madonna Siap Perform di Final Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Panggung Spektakuler
-
Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini
-
Selandia Baru Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026: Chris Wood Cetak Sejarah!
-
Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir