Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Yunus Nusi mengatakan, dirinya akan melakukan pembenahan dan pengendalian administrasi kesekjenan setelah dipilih menjadi pelaksana tugas Sekjen PSSI pada Senin (20/4/2020).
“Tugas yang diberikan ketua umum kepada saya lebih kepada pembenahan dan pengendalian administrasi kesekjenan,” ujar Yunus di Jakarta, Senin.
Pria asal Gorontalo tersebut memastikan bahwa semua kewajibannya akan dijalankan sesuai dengan kaidah organisasi dan amanah Kongres PSSI.
Selain itu, dirinya juga merasa perlu meningkatkan kualitas keorganisasian di kesekjenan PSSI.
“Perlu evaluasi dan pemantapan struktur keorganisasian di kesekjenan,” tutur Yunus.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Yunus Nusi resmi menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI mulai Senin (20/4/2020), menggantikan Sekjen sebelumnya Ratu Tisha Destria yang mengundurkan diri pada 13 April 2020. Penunjukan itu telah disetujui dalam rapat Exco PSSI.
Anggota PSSI, seperti dari kalangan klub, berharap pria berusia 50 tahun itu mampu menunaikan pekerjaannya dengan baik.
“Saya tentu berharap kinerjanya bisa lebih baik dari Bu Ratu Tisha,” tutur Pembina Persija Marsma TNI Ardhi Tjahjoko seperti dimuat Antara.
Selain menjadi anggota Exco dan Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi sendiri masih menduduki kursi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Timur.
Baca Juga: Pelatih Fisik Persib Anjurkan Pemain Latihan Sore Selama Ramadhan
Dia juga pernah menjadi Direktur Bisnis Persisam Samarinda pada tahun 2009-2014.
Bukan cuma sepak bola, Yunus Nusi sempat aktif menjadi Sekretaris Umum Federasi Taekwondo Indonesia Kaltim tahun 2001-2009, pengurus KONI Kaltim tahun 2006-2014 dan Sekretaris Bidang Pertandingan PB PON Kaltim 2008.
Berita Terkait
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
PSSI Izinkan Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di SUGBK pada 10 Mei 2026
-
Duel 'El Clasico' Indonesia Kembali ke Senayan: PSSI Restui Laga Persija vs Persib di GBK
-
PSSI Pastikan Fadly Alberto Diganjar Hukuman Berat Gara-gara Tendangan Kungfu
-
PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?