Bola / Bola Indonesia
Kamis, 16 April 2026 | 05:53 WIB
Erick Thohir. (pssi.org)
Baca 10 detik
  • Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berencana menghadirkan kompetisi sepak bola baru yang berjalan bersamaan dengan liga musim depan.
  • PSSI dan I.League menetapkan regulasi serta sinkronisasi kalender kompetisi musim 2026/2027 agar perencanaan lebih matang dan terintegrasi.
  • Implementasi teknologi VAR terbukti meningkatkan daya saing serta rivalitas pertandingan pada ajang Super League dan juga Championship.

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan rencana hadirnya kompetisi baru pada musim depan yang akan berjalan beriringan dengan kompetisi yang sudah ada seperti Super League (kasta 1), Championship (kasta 2), Liga Nusantara (kasta 3), dan Liga 4 (kasta 4).

Hal tersebut disampaikan Erick saat memimpin rapat Exco PSSI bersama I.League pada Rabu, yang membahas perkembangan serta penguatan kompetisi sepak bola nasional, mulai dari Super League, Championship, hingga level usia dini.

"Kami juga tengah mematangkan rencana menggulirkan kejuaraan yang akan berjalan bersamaan dengan liga," kata Erick melalui unggahan akun resmi Instagramnya, Rabu.

Meski begitu, ia belum merinci lebih jauh terkait format maupun konsep kompetisi baru tersebut.

Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah pembahasan program kompetisi musim 2026/2027, termasuk penetapan regulasi yang akan diterapkan. Keputusan ini dilakukan lebih awal sebagai langkah strategis antara PSSI dan I.League agar seluruh pihak yang terlibat dapat memiliki perencanaan yang lebih matang, terukur, dan terintegrasi.

Selain itu, kedua pihak juga menekankan pentingnya sinkronisasi kalender kompetisi musim 2026/2027 dengan agenda tim nasional, program organisasi, serta berbagai ajang lokal dan internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme pengelolaan sepak bola nasional.

Dalam rapat yang sama, juga disampaikan bahwa penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di Super League dan Championship turut meningkatkan daya saing kompetisi.

Berdasarkan data, tingkat kemenangan tim tuan rumah di Super League mencapai 44,86 persen, sementara tim tamu mencatatkan 30,45 persen, dan hasil imbang sebesar 24,69 persen.

Adapun di Championship, kemenangan tim tuan rumah berada di angka 44,35 persen, tim tandang 29,57 persen, dan hasil seri 26,09 persen.

Baca Juga: Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United

"Super League hingga saat ini telah memainkan 243 pertandingan yang menunjukkan peningkatan rivalitas dan kompetitivitas. Dari 20 persen pada musim lalu, kini meningkat menjadi 30 persen. Championship juga mengalami kenaikan signifikan, salah satu pemicunya adalah implementasi VAR," kata Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.

Selain itu, I.League juga menjajaki kerja sama strategis dengan sejumlah liga top dunia seperti Eredivisie, La Liga, J.League, dan Bundesliga.

Tak hanya itu, kolaborasi dengan FIFA juga terus diperkuat, khususnya dalam aspek manajemen suporter dan keamanan pertandingan.

(Antara)

Load More