Suara.com - Sebuah rekor tercipta dalam sejarah Barcelona. Untuk pertama kalinya nama stadion kebesaran mereka, Camp Nou akan dilelang demi menggalang dana untuk membantu memerangi wabah virus corona.
Kini stadion berkapasitas 98 ribu tempat duduk itu hak patennya telah diserahkan sepenuhnya kepada Barca Foundation. Nantinya pihak yayasan akan mencarikan sponsor dan sponsor tersebut berhak memajang merek mereka bersejajar Camp Nou.
Melansir dari laman resmi klub, hak penamaan tersebut hanya berlaku selama setahun alias pada musim 2020/2021 mendatang. Dan uang hasil sponsor akan sepenuhnya disumbangkan ke pihak-pihak terkait yang bertugas menangani wabah virus corona.
''FC Barcelona menyerahkan hak penamaan Camp Nou untuk menggalang dana dalam perlawanan terhadap virus corona. Klub menyerahkan hak tersebut ke Barca Foundation yang akan mencarikan sponsor stadion untuk musim depan,'' demikian pernyataan resmi klub.
Barcelona pun menargetkan sudah dapat sponsor dalam beberapa pekan ke depan. Jika terealisasi, ini berarti akan menjadi yang pertama kali bagi Blaugrana ada sponsor di samping nama besar Camp Nou.
Wakil Presiden Barcelona, Jordi Cardoner, menambahkan bahwa pihaknya akan sangat bahagia bisa membantu menangani wabah ini. Terlebih ini demi keselamatan umat manusia.
''Kami sangat senang bisa berinisiatif menawarkan hak nama stadion kami. Dengan begitu kami bisa berkontribusi dalam perjuangan melawan virus corona,'' ujar Cardoner.
''Tujuan perlawanan terhadap virus corona ini adalah secara global. Saat ini kita sedang menghadapi dampak dari krisis itu. Kita tahu bahwa itu membutuhkan semua sumber daya yang kita miliki," imbuhnya.
Sementara menurut data WHO, Spanyol menjadi negara dengan kasus tertinggi di Eropa. Tercatat kini sudah ada 204.178, dan 21.282 jiwa dinyatakan meninggal.
Baca Juga: Skenario Terburuk: Barcelona akan Tutup Camp Nou hingga 2021 Akibat Corona
Berita Terkait
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
-
Bayern Munich Tertarik Rekrut Marcus Rashford, tapi Gaji Jadi Kendala Utama
-
Barcelona Batal Permanenkan Marcus Rashford
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
FIFA Boncos! Tetap Bayar Wasit Omar Artan yang Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia
-
Emerse Fae Puji Mental Pantai Gading Usai Bungkam Ekuador, Kini Bidik Jerman di Piala Dunia 2026
-
Sebut Format Baru Piala Dunia Tak Menarik, Presiden UEFA Aleksander Ceferin 'Diamuk' 13 Negara
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi