Suara.com - Gelandang jangkar andalan Tira-Persikabo, Manahati Lestusen mengungkapkan di bulan Ramadan ini, kegiatan menunggu waktu berbuka puasa alias ngabuburit favoritnya adalah membantu sang istri memasak.
"Saya biasanya membantu istri memasak makanan untuk berbuka," ujar Manahati seperti dimuat Antara.
Pesepakbola berusia 26 tahun tersebut mengaku tidak terlalu memilih-milih makanan untuk berbuka puasa ataupun sahur.
Semua makanan dinilainya lezat asalkan itu buatan sang istri, Riyana Kumalasari.
"Saya memakan apa saja, asal yang membuat makanannya istri saya," tutur Manahati.
Bisa terus berkumpul bersama istri dan anak menjadi hikmah tersendiri bagi Manahati di bulan Ramadan tahun ini, yang berlangsung di tengah pandemi COVID-19.
Kompetisi Liga 1 2020 pun terpaksa ditangguhkan sejak bulan lalu akibat pandemi ini.
Selain berlatih mandiri selama kompetisi off serta menikmati puasa bersama keluarga, ada kegiatan lain yang menjadi favorit Manahati selama periode 'work from home' (WFH) ini.
"Saya biasa bermain gim online untuk menghabiskan waktu," tukas pengoleksi 16 caps bersama Timnas Indonesia yang juga fasih bermain sebagai bek tengah itu.
Baca Juga: David da Silva Rindukan Anthem Persebaya Dinyanyikan Puluhan Ribu Bonek
Berita Terkait
-
Tinggalkan Persikabo, Eks Pemain Timnas Indonesia Manahati Lestusen Berlabuh di Malut United
-
Terungkap Drama Penalti Piala AFF 2016, Manahati Lestusen Pindah Negara Jika Gagal Eksekutor
-
Unik Mauly Lessy, Seorang Satpam Bisa Jadi Pemain Timnas Indonesia
-
Tekendala Bahasa, Alasan Manahati Lestusen Ogah Berkarier di Luar Negeri
-
Media Vietnam Ungkit Skuad Garuda 'Hindari Tanggung Jawab' Sebelum Pinalti Manahati Lestusen di Piala AFF 2016
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?