Suara.com - Mauricio Pochettino rupanya masih belum bisa melupakan Tottenham Hotspur. Manajer asal Argentina ini pun masih berharap suatu hari nanti bisa kembali melatih Tottenham.
Pochettino telah melatih Spurs selama lebih dari lima tahun. Ia sukses membawa skuatnya finis di posisi empat besar Liga Inggris selama dirinya melatih The Lillywhites.
Bukan hanya itu, Pochettino juga berhasil membawa Tottenham menembus final Liga Champions di musim lalu sebelum ditaklukan oleh Liverpool 1-2.
Namun, dia gagal memberikan trofi selama di Spurs. Kebersamaan Pochettino dengan Tottenham berakhir pada November tahun lalu setelah Harry Kane Cs berjuang di papan bawah.
Hingga saat ini Pochettino masih menganggur. Pelatih berusia 48 tahun itu digadang-gandang akan menjadi Manajer Newcastle United musim depan
Namun demikian, Pochettino mengungkapkan dirinya masih memiliki hasrat untuk kembali melatih Tottenham dan menyelesaikan pekerjaaan yang belum tuntas di tim asal London Utara itu.
"Jauh di dalam dada, jiwa dan hati saya, saya yakin kami bisa melewatinya lagi. Sejak hari saya meninggalkan klub, mimpiku adalah suatu hari kembali dan mencoba dan menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai," kata Pochettino kepada BT Sport seperti dilansir Sportskeeda.
"Kami sangat dekat untuk memenangkan trofi yang tepat. Liga Premier dan Liga Champions, kami sangat dekat."
"Tentu saja saya berharap untuk terus maju dan termotivasi untuk proyek berikutnya. Tetapi, jauh di lubuk hati, saya ingin suatu hari nanti kembali [ke Spurs]. Klub ini istimewa, para suporter sangat istimewa." "
Baca Juga: Kontra Liga Inggris Dilanjut, Neville: Jangan Bermain-main dengan Nyawa!
"Mungkin dalam lima tahun, mungkin dalam 10 tahun, tetapi sebelum saya meninggal, saya ingin melatih Tottenham lagi dan mencoba, jika mungkin, untuk memenangkan satu gelar.
"Saya ingin merasakan apa artinya memenangkan satu gelar bersama Tottenham karena para penggemar luar biasa," pungkasnya.
Berita Terkait
-
3 Pemain Incaran Pep Guardiola di Bursa Transfer Musim Panas, Ada Keturunan Suriname
-
Carrick Bawa DNA Sir Alex Kembali Saat Manchester United Bungkam Arsenal dan Manchester City
-
Pep Guardiola Cetak Sejarah usai Man City Gilas Galatasaray, Apa Itu?
-
Akhiri Kontrak Lebih Cepat, Raheem Sterling Berpisah dengan Chelsea
-
Bursa Transfer Liga Inggris Memanas di Pekan Terakhir: Cole Palmer Buka Peluang ke MU
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
Terkini
-
Laurin Ulrich: Keputusan Bela Timnas Indonesia Masih Terlalu Awal
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026
-
3 Pelatih Rekomendasi Roy Keane untuk Gantikan Michael Carrick di Manchester United
-
Tegaskan PSG Masih Favorit Juara Liga Champions, Luis Enrique Tantang Arsenal
-
3 Alasan Unai Emery Cocok Jadi Pelatih Baru Real Madrid
-
Ajax Amsterdam Disebut Kena Tipu Ambil Maarten Paes, Kemahalan!
-
Mendarat di Jakarta, Pemain Keturunan Palembang Bisa Perkuat Timnas Indonesia
-
Masih Muda dan Berdarah Surabaya, Rekan Ragnar Oratmangoen Berpeluang Bela Timnas Indonesia
-
Calon Lawan Calvin Verdonk dan Lille di Playoff Liga Europa, Ada Klub Eks Persija