Suara.com - Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein Said Amin mendesak operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar segera menggelar rapat dengan klub-klub peserta Liga 1 dan 2 musim 2020.
Tujuannya, kata Nabil yakni untuk mencari jalan terbaik bagi klub, sebagai pemegang saham LIB, di tengah situasi pandemi penyakit virus corona (COVID-19) yang membuat liga dihentikan sementara dan berpotensi disetop total kalau kondisi tidak memungkinkan.
"Idealnya kami diajak berdiskusi. LIB dan klub harus mencari solusi bersama-sama," ujar Nabil seperti dilansir Antara.
Meski mengusulkan adanya pertemuan LIB dan klub, Nabil mengaku belum mendengar apapun soal usulan beberapa tim yang meminta LIB melaksanakan rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa seperti yang sempat diutarakan oleh Direktur klub Madura United, juga anggota komite eksekutif PSSI, Haruna Soemitro.
RUPS luar biasa tersebut, sebut Haruna, untuk membahas bagaimana rencana bisnis LIB jika Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 berlanjut atau dihentikan.
"Saya belum mengetahui hal itu. Nanti saya tanyakan. Namun, kalau misalnya seluruh klub diminta untuk itu, ya, otomatis Borneo harus ikut," tutur Nabil.
Liga 1 serta 2 Indonesia musim 2020 diliburkan sementara akibat pandemi COVID-19 yang melanda Tanah Air.
Belum ada kepastian kapan liga akan kembali bergulir. Namun, jika pemerintah Indonesia memperpanjang masa tanggap darurat virus corona yang saat ini ditetapkan sampai 29 Mei 2020, PSSI memastikan Liga 1 dan 2 musim 2020 akan dihentikan.
Situasi tersebut membuat tim-tim Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 harus 'jungkir balik' demi menyeimbangkan keuangan klub. Salah satu cara yang diambil adalah memotong gaji pemain, pelatih dan staf.
Baca Juga: PSG Dedikasikan Gelar Juara Ligue 1 untuk Para Petugas Kesehatan
Beban klub bertambah berat karena PT LIB belum melunasi subsidi untuk bulan Maret 2020. Padahal, tim-tim Liga 1 dan 2 2020 sudah bertanding di bulan tersebut.
Borneo, misalnya, sudah tiga kali berlaga pada Maret 2020.
"Kami sudah dua kali bersurat ke LIB tetapi belum ada jawaban pasti. Pembayaran subsidi tahap pertama sudah pada bulan Februari, tetapi tahap ketiga di bulan Maret belum. Ini sangat disayangkan," pungkas Nabil.
Berita Terkait
-
Mariano Peralta Dirumorkan ke Persib, Umuh Muchtar Ungkap Hal Mengejutkan
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Manajemen Persib Bandung Apresiasi Perubahan Jadwal Lawan Borneo FC
-
Bojan Hodak Pastikan Jadwal Tandang Persib Bandung Lawan Borneo FC Resmi Berubah
-
Borneo FC Lambat di Bursa Transfer, Fabio Lefundes Singgung Anomali di BRI Super League
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Pemain Naturalisasi ke Super League: Kemajuan atau Kemunduran? Netizen Terbelah
-
Bidik Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Pasang Target Tertinggi untuk Timnas Indonesia
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
Alasan Persija Rekrut Mauro Zijlstra Demi Masa Depan