Suara.com - Penyerang tim Garuda Select Bagus Kahfi mengaku sulit bertemu dengan fisioterapis akibat lockdown yang diterapkan pemerintah Inggris dan membuat pemulihan cederanya terhambat.
"Saya ada program sendiri kan masih cedera, tapi karena lockdown ini saya jadi agak delay ketemu fisioterapinya. Jadi saya tetap melakukan recovery di sini dulu," ujar Bagus dalam telewicara dengan Menpora Zainudin Amali lewat akun Instagram Kemenpora, Sabtu (16/5/2020).
Bagus merupakan satu dari 24 pemain yang mengikuti program Garuda Select di Inggris. Ia mengalami cedera parah saat menghadapi Reading U-18 pada bulan Maret lalu.
Ia mengalami patah pergelangan kaki kiri dan pergeseran ligamen setelah berbenturan dengan gelandang Reading U-18, Michael Stickland.
Program pemulihan cedera memaksanya tinggal di Inggris, sementara sejumlah pemain Indonesia lainnya bisa pulang ke Indonesia hingga situasi pandemi COVID-19 berakhir.
Meski demikian, ia tetap optimistis cederanya akan berangsur pulih. Terlebih pemain jebolan Barito Putera ini memiliki motivasi berlipat untuk tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan.
"Menurut saya ini sudah menjadi risiko pemain. Saya tidak begitu ambil pusing juga karena ini bakal lama (sembuhnya), tapi saya berharap saya bisa pulih. Jadi saya memotivasi diri sendiri untuk cepat berlalu," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pangeran Harry Kembali ke Inggris Menuntut Permintaan Maaf Keluarga Kerajaan
-
Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?
-
Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi
-
Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar
-
Anak di Bawah Umur Tusuk Ojol di Kalideres Gara-gara Tak Mau Bayar Ongkos
-
5 Hand Mixer dengan Dough Hook Terbaik, Cocok untuk Buat Adonan Donat