Suara.com - Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, punya 11 pemain terbaik yang dituangkan dalam kesebelasan. Ia pun mengusung formasi 4-3-3.
Menariknya, posisi kiper justru bukan namanya sendiri. Pemain 28 tahun itu justru menunjuk mantan rekan setimnya di timnas, yakni Kurnia Meiga.
''Untuk posisi ini saya memilih Meiga, meskipun belum bermain kembali ia tetap jadi nomor satu bahkan hingga kini ia menjadi terbaik di Indonesia,'' ujar Andritany, dikutip dari laman resmi klub.
Setelah itu, posisi bek ditempati duo beda generasi yakni Maman Abdurrahman dan Gunawan Dwi Cahyo. Keduanya diapit oleh bek sayap Persija saat ini, Ismed Sofyan dan Rezaldi Hehanussa.
Beralih ke lini tengah, Andritany memilih tiga gelandang berbeda tipikal. Pilihan pertama jatuh kepada Rohit Chand yang dinilainya sebagai pemain yang mampu memutus serangan sekaligus otak serangan dalam tim.
Setelah itu, ada dua gelandang lainnya yakni Ramdani Lestaluhu dan Evan Dimas.
''Untuk Ramdani saya pilih karena sahabat saya dan juga bagus sebagai gelandang tengah. Sedangkan Evan, pemain box to box yang sangat luar biasa,'' ujar Andritany.
Untuk mengisi juru gedor, Andritany memilih trio Sadil Ramdani, Riko Simanjuntak, dan Marko Simic. Namun ia juga menempatkan sang legenda Persija, Bambang Pamungkas.
Sementara dari sektor pelatih, Andritany memilih nama Rahmad Darmawan. Ia mengaku punya alasan tersendiri mengapa memilih eks pelatih Timnas Indonesia U-23 itu.
Baca Juga: Viral Video Diego Maradona Memiliki Tubuh Super Gemuk, Begini Faktanya
''RD adalah pelatih cerdas, pelatih berpengalaman dan pastinya bisa jadi sosok ayah di luar lapangan dan bapak di dalam lapangan,'' pungkasnya.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Pecah Rekor Poin Tertinggi, Mauricio Souza Tetap Sesali Inkonsistensi JIS
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Persija Gagal Juara Super League, Mauricio Souza Soroti Kehilangan 11 Poin Kandang
-
Masa Depan Mauricio Souza di Persija Mulai Terungkap, Hengkang atau Bertahan?
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Cetak Gol Penting, Striker Muda Keturunan Bandung Antar Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Persib Bandung Raih Bonus Rp1 Miliar Usai Cetak Hattrick Juara Super League
-
Alasan Dean James Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni
-
Persib Bandung Kampium, Konvoi Kemenangan Mengular Bandung Membiru Rayakan Sejarah
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
-
Profil Como 1907, Klub Liga Italia Milik Orang Indonesia Jadi Klub Papan Atas Serie A
-
Dari Kejurnas ke Super League, Mengintip 10 Gelar Juara Persib Sepanjang Sejarah!
-
Super League 2025/2026: David da Silva Rajai Top Skor dan Masuk Best XI Super League
-
Persija Jakarta Pecah Rekor Poin Tertinggi, Mauricio Souza Tetap Sesali Inkonsistensi JIS
-
Rekor Ini Jadi Alasan Nadeo Argawinata Kiper Terbaik Super League 2025/2026