Suara.com - Real Madrid tetap moncer meski sudah vakum bermain selama tiga bulan. Liga Spanyol 2019/2020 restart usai tertangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19, Los Blancos menggasak sang tamu, Eibar dengan skor 3-1 pada laga lanjutan jornada ke-28 La Liga.
Bermain tanpa penonton di Estadio Alfredo di Stefano, Madrid, Senin (15/6/2020) dini hari WIB, lantaran Santiago Bernabeu tengah direnovasi, dominasi Real Madrid atas sang tamu sudah terlihat sejak babak pertama.
Tim tuan rumah sudah unggul 3-0 atas Eibar saat half-time. Toni Kroos membuat Real Madrid unggul 1-0 saat laga baru berusia empat menit.
Dari dalam kotak 16, gelandang asal Jerman itu menembak langsung sebuah bola muntah yang berhasil membobol gawang Eibar.
Mendominasi permainan serta serangan, Real Madrid sendiri baru bisa menambah keunggulan mereka pada menit ke-30.
Kali ini bek andalan sekaligus kapten Los Blancos, Sergio Ramos yang masuk scoresheet memanfaatkan assist dari Eden Hazard. Nama terakhir dipercaya jadi starter setelah absen panjang di musim 2019/2020 ini akibat berbagai cedera.
Real Madrid kian menjadi-jadi, mereka kembali memperlebar skor pada menit ke-36 lewat gol Marcelo.
Memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti Eibar, fullback kawakan asal Brasil itu melepaskan tembakan keras yang gagal dijangkau kiper Eibar, Marko Dmitrovic. Real Madrid pun unggul 3-0 saat turun minum.
Sudah unggul besar, Real Madrid sendiri memang mengendurkan permainan serta serangan mereka di babak kedua.
Baca Juga: Gol Diego Costa Tak Cukup Hadirkan Kemenangan buat Atletico di San Mames
Tak gol tambahan dari tim tuan rumah di sepanjang paruh kedua, justru Eibar yang mampu mencuri satu gol hiburan pada menit ke-60 melalui pemain pengganti Pedro Bigas.
Diawali sepakan Pablo De Blasis yang membentur Rodrygo Goes, bola lalu menyentuh punggung Bigas dan gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.
Wasit sempat meninjau Video Assistant Referee (VAR) terkait potensi offside Bigas. Akan tetapi, VAR kemudian memutuskan gol itu sah.
Well, dengan kemenangan ini, Real Madrid masih berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 59 poin dari 28 pertandingan. Namun, mereka terus menempel ketat sang rival abadi, Barcelona.
Barcelona yang sukses mencukur tuan rumah Real Mallorca pada Minggu (14/6/2020) dini hari WIB kemarin, bertengger di puncak dengan raihan 61 poin dari 28 laga.
Adapun Eibar masih terpuruk di peringkat ke-16 dengan 27 poin dari 28 pertandingan yang telah dilalui.
Berita Terkait
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Pesan Tegas Karim Benzema: Puasa Ramadan Jangan Jadi Alasan Pemain Mokel
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan