Suara.com - Pertandingan Udinese vs Juventus berakhir dengan skor mengejutkan. Klub Kota Turin menelan kekalahan 1-2 dari tim tuan rumah di Stadion Dacia Arena, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB.
Juventus sempat unggul melalui gol Matthijs de Ligt, sebelum gol-gol balasan dari Ilija Nestrovski dan Seko Fofana membalikkan keadaan.
Terkait kekalahan tersebut, Maurizio Sarri selaku pelatih Juventus mengakui bahwa timnya kehilangan bentuk dan organisasi permainan.
"Itulah yang terjadi belakangan ini, kami kehilangan organisasi dan bentuk (permainan)," ucap Sarri kepada Sky Sport Italia dilansir dari Antara.
"Kami tampil bagus pada babak pertama, kemasukan gol penyama kedudukan dan menginginkan kemenangan dengan segala risikonya, itulah mengapa kami mulai tidak terorganisir dan mengendur," tambahnya.
Kemenangan atas Udinese secara matematis akan mengunci gelar Liga Italia kesembilan secara beruntun untuk Juve, namun jika Atalanta mampu mengalahkan AC Milan besok malam, keunggulan poin mereka dapat terpangkas menjadi tiga poin.
"Sulit untuk menemukan keseimbangan saat ini, sebab semua orang di tim sedang kelelahan. Kami juga tidak agresif karena hal itu, namun saya percaya organisasi lebih penting dibanding agresi saat ini. Ini lebih ke kelelahan mental dibanding fisik, sebagaimana kami kehilangan ketenangan setelah gol penyama kedudukan," kata mantan pelatih Napoli tersebut.
Juve telah kemasukan 38 gol pada musim ini, jumlah yang cukup banyak dalam satu dekade terakhir.
"Kami juga kemasukan 12 penalti, yang tidak umum untuk klub-klub besar. Ada lebih banyak penalti secara umum, itu adalah rekor sepanjang masa, bahkan meski persentase kami meningkat banyak dibanding yang lain."
Baca Juga: Pemain Ini Yakin Shin Tae-yong Mampu Dongkrak Prestasi Timnas Indonesia
"Giorgio Chiellini praktis absen sepanjang musim dan orang-orang tidak menyadari betapa (kami kehilangan) pengalaman dan karakter dia. Leonardo Bonucci juga absen pada hari ini, Miralem Pjanic mengalami masalah otot, namun tidak ada yang serius," pungkas Sarri menceritakan masalah cedera di timnya.
Berita Terkait
-
Ditaklukkan Udinese, Juventus Tunda Pesta Juara Liga Italia
-
Juventus Bisa Scudetto Dini Hari Nanti, Ronaldo Buru Rekor demi Rekor
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-35, Atalanta dan AC Milan Main Dini Hari Nanti
-
Bikin Rekor Saat Juventus Sikat Lazio, Begini Komentar Cristiano Ronaldo
-
5 Hits Bola: Seksinya Georgina Rodriguez saat Sajikan Makanan untuk Ronaldo
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman