Suara.com - Manchester United sudah melewati musim yang berat. Akan tetapi bagi manajer Ole Gunnar Solskjaer perjuangan United belum usai.
Menurutnya perjuangan United musim ini masih menyisakan satu laga, yaitu laga wajib menang kontra Leicester City yang akan membuat timnya menyegel posisi tiga klasemen akhir Liga Premier Inggris dan mengantongi tiket Liga Champions musim depan.
Sebagaimana diketahui, Solskjaer sempat menjadi bulan-bulanan fans ketika United tampil buruk di awal musim. Akan tetapi keraguan banyak pihak ihwal kemampuannya melataih dijawab skuat muda United yang telah membalikkan keadaan di paruh kedua musim ini.
Setelah tak terkalahkan dalam 13 pertandingan liga terakhirnya, United berpeluang finis di posisi empat besar. Posisi tertinggi United sejak musim 2017-2018 ketika Jose Mourinho mengantarkan mereka menjadi runner up liga.
"Perjuangan belum usai. Mari kita selesaikan pertandingan ini dan dapatkan posisi ketiga serta lanjutkan pertumbuhan dan perjalanan tim ini pun mulai. Kami telah melewati masa-masa sulit pada musim ini, sejumlah kemunduran, namun kami sudah menunjukkan diri bahwa inilah tim yang akan berhasil," kata Solskjaer seperti dikutip Antara dari Reuters, Jumat (24/7/2020).
Solskjaer tidak menampik bergabungnya Bruno Fernandes menjadi salah satu faktor kebangkitan timnya di paruh kedua musim ini.
"Banyak faktor, banyak alasan ... keyakinan, kalau saja Anda melihat pertandingan melawan Burnley itu, kami seharusnya memenangkannya, itulah sepak bola dan Liga Premier," kata Solskjaer.
"Keyakinan, kepercayaan diri, perubahan atmosfer, kedatangan Bruno telah menciptakan perbedaan besar. Kami mendapatkan pemain-pemain terbaik kami dalam keadaan siap dan bersemangat untuk berlaga... anak-anak sudah bekerja keras, tingkat kebugarannya, kekuatan mentalnya jauh lebih baik ketimbang musim lalu."
"Saya senang pada bagaimana perkembangan itu terlihat."
Baca Juga: Wonderkid Fenomenal, Ini Kebiasaan Buruk Greenwood yang Dibenci Solskjaer
Solskjaer mengatakan bahwa satu-satunya fokus mereka adalah memetik tiga poin melawan Leicester yang menempati urutan kelima.
"Kami ingin mendominasi laga itu. Sekali saja kehilangan konsentrasi bisa merugikan Anda..ini adalah perjalanan untuk tim ini," tutup Solskjaer.
Manchester United saat ini berada di posisi tiga klasemen sementara Liga Premier dengan koleksi 63 poin. Unggul satu poin dari Leicester City yang berada di posisi lima.
Duel Leicester City vs Manchester United akan menjadi laga penutup kedua tim di musim ini, sekaligus laga hidup mati bagi tim besutan Solskjaer dan Brendan Rodgers untuk merebut tiket Liga Champions musim depan.
Laga tersebut akan digelar di King Power Stadium, Minggu (26/7/2020).
Tag
Berita Terkait
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia