Suara.com - Adam Lallana dipastikan berpisah dengan Liverpool setelah Liga Inggris 2019/2020 berakhir. Ia kini berstatus bebas transfer dan Brighton berpeluang besar mendapatkan jasa sang pemain.
Kontrak Lallana dengan juara baru liga Inggris tersebut akan habis pada akhir musim ini dan ia telah setuju menandatangani kontrak tiga tahun dengan klub berjuluk Seagulls itu.
Gelandang berusia 32 tahun ini telah membuat 22 penampilan untuk The Reds pada musim 2019-20, meski begitu ia baru tiga kali menjadi starter dalam pertandingan liga dan tidak sekalipun bermain sejak kompetisi dimulai kembali.
Lallana telah mencatatkan 34 penampilan bersama timnas Inggris, dengan pertandingan terakhirnya adalah melawan Italia pada Maret 2018.
Lallana direkrut Liverpool dari Southampton di era Brendan Rodgers pada 2014 dan kemudian berlanjut ke era Juergen Klopp.
Kariernya di Anfield, ia berhasil menyumbangkan trofi Liga Champions musim lalu dan gelar Premier League musim ini. Juga ada gelar bergengsi lain macam Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Adam Lallana juga sudah lebih dulu mengucapkan salam perpisahan di akun Instagram-nya. "Cuma ada cinta dan apresiasi atas masa-masa enam tahun ini," katanya yang dilansir Antara dari BBC pada Sabtu (25/7/2020).
Dalam pesan perpisahan itu, Adam Lallana banyak mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang sudah membuatnya merasa seperti nyaman di Liverpool.
"Rekan-rekan setim saya, mereka adalah saudara saya. Bisa melewati perjalanan ini dengan mereka sudah membuat saya merasa jadi orang paling beruntung di sepak bola," tulis Adam Lallana dalam unggahan Instagram-nya.
Baca Juga: Pemain Persija Optimistis Timnas U-19 Bakal Lolos Fase Grup Piala Asia
"Buat sang kapten, Jordan Henderson... sahabat saya! Tak ada yang lebih layak meraih kesuksesan selain dirinya. Bagi saya, sangatlah bermakna bisa berada di sampingnya saat ia meraih hal itu," lanjutnya.
"Dan buat keluarga saya, istri dan anak saya, ibu, ayah dan saudara perempuan saya.. 'tim saya' sendiri. Mereka sudah membuat masa-masa indah jadi lebih luar biasa dan waktu-waktu yang sulit jadi lebih mudah dijalani," imbuhnya.
"Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari tempat spesial ini. Dan sekarang, lanjut ke petualangan berikutnya," tutup Lallana dalam pesan tersebut.
Berita Terkait
-
Bukan Lawan MU atau City, Ini 2 Pertandingan Favorit Jurgen Klopp Musim Ini
-
Resmi Tinggalkan Liverpool, Begini Pesan Terakhir Adam Lallana
-
Liga Premier Inggris Musim 2020 / 21 Dimulai 12 September
-
Jordan Henderson Terpilih Sebagai Pemain Terbaik, Jurgen Klopp: Saya Bangga
-
Jordan Henderson Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Inggris Versi Jurnalis
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi