Suara.com - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkapkan alasan belum juga dimulainya latihan saat tim nasional menggelar Training camp (TC) di Jakarta sejak 23 Juli sampai 8 Agustus mendatang.
Awalnya, Timnas Indonesia senior dan U-19 dijadwalkan menggelar latihan perdana pada 25 Juli lalu. Namun, diundur menjadi 1 Agustus 2020 dengan alasan keinginan Shin Tae-yong.
Akan tetapi, jadwal latihan pada 1 Agustus itu kembali tertunda. PSSI beralasan masih menunggu hasil swab test sebelum latihan dimulai.
Shin Tae-yong mengaku ingin agar latihan secepatnya terlaksana. Namun, ia tidak tahu kapan digelar karena belum ada kejelasan dari PSSI mengenai hasil swab test.
"Saya ingin memulai latihan secepatnya, tapi saya tidak tahu kapan itu akan terjadi. Tanyakan saja kepada PSSI," kata Shin, dikutip dari media Korea Selatan, Yonhap, Rabu (5/8/2020).
Juru taktik asal Korea Selatan itu mengatakan, bakal segera melangsungkan latihan setelah hasil swab test keluar. Shin Tae-yong ingin memastikan seluruh pemain dalam keadaan sehat saat berlatih.
"Saya ingin berlatih pada 1 Agustus. Tapi itu ditunda karena saya sedang menunggu hasil swab test," pungkas mantan juru taktik Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
TC di Jakarta ini dijadwalkan selesai pada 8 Agustus 2020. Sebanyak 29 pemain Timnas Indonesia senior dan 46 pemain tim nasional U-19 dipanggil oleh Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia senior dipersiapkan menghadapi tiga pertandingan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2020 zona Asia melawan Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam. Peluang timnas senior lolos ke fase berikutnya di kejuaraan itu sudah tertutup, karena belum mengumpulkan poin dari lima laga.
Baca Juga: Figo Sapta Bicara Persaingan di Sektor Sayap Timnas Indonesia U-19
Sedangkan Timnas U-19 dipersiapkan untuk Piala Asia U-19 pada 14-31 Oktober mendatang di Uzbekistan. Garuda Muda berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.
Berita Terkait
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan
-
Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti