Suara.com - Mantan pelatih Real Madrid Fabio Capello memprediksi juara La Liga Spanyol itu tak dapat membalikkan ketertinggalan agregat 1-2 dari Manchester City menjelang pertemuan kedua tim dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Skuat Josep Guardiola dijadwalkan menjamu Real Madrid yang dipimpin pelatih Zinedine Zidane di Stadion Etihad Sabtu (8/8/2020) dini hari pukul 02.00 WIB.
"Bisakah Real Madrid menang? Itu mungkin karena bagi Real Madrid memainkan pertandingan seperti ini adalah hal yang normal," kata Capello seperti dimuat Marca, Jumat (7/8/2020).
"Tekanan akan membantu Real Madrid. Mereka menyelesaikan musim La Liga dengan gemilang dan mereka memenangkan gelar. Namun, saya pikir mereka punya satu masalah penting. Tanpa Sergio Ramos, ketika Anda harus bertahan, itu akan sangat sulit," papar Capello.
"Sergio Ramos adalah kapten, pemimpin di ruang ganti ... ia pemimpin di lapangan. Kepribadian pemain ini sangat penting bagi semua pemain," tambah mantan pelatih timnas Inggris berusia 74 tahun itu.
Capello juga menekankan pentingnya peran Zidane dalam tekanan seperti ini, mengingat pelatih asal Prancis tersebut sukses menjuarai Liga Champions tiga musim berturut-turut.
"Namun, pemimpin lain yang sangat penting adalah Zidane. Seseorang mengatakan kepada saya bahwa ketika ia berbicara, semua pemain tetap diam. Mereka mencoba memahami apa yang ingin dia katakan. Ini adalah hal yang sangat penting. Saya rasa Guardiola juga sama," kata Capello.
"Kepribadian pelatih adalah salah satu hal terpenting ketika Anda memimpin klub besar seperti Man City atau Real Madrid."
Ketika ditanya klub mana yang akan mencapai perempat final, Capello sekali lagi menekankan absennya Ramos dapat memengaruhi jalannya pertandingan.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions 8 Agustus: Laga Hidup Mati Real Madrid dan Juventus
"Saya pikir dalam dua pertandingan terakhir yang mereka mainkan sebelum akhir musim, Manchester City berada dalam performa yang fantastis," kata dia.
"Mereka sangat berbahaya ketika melakukan serangan."
"Di masa lalu saya rasa Guardiola telah membuat beberapa kesalahan taktis di lini tengah, tetapi sekarang ketika mereka kehilangan bola, mereka mencoba merebutnya dengan cepat. Masalahnya adalah ketika Anda bermain melawan City adalah seberapa bagusnya Anda bisa bertahan."
"Jadi, saya lebih memilih Man City, karena tanpa Sergio Ramos, Real Madrid akan kesulitan menahan serangan City," tutup Capello.
Tag
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026