Suara.com - Manajemen Arema FC secara resmi memperkenalkan pelatih baru asal Brasil Carlos Carvalho de Oliveira untuk mengarsiteki tim berjuluk Singo Edan, setelah pelatih sebelumnya Mario Gomez memutuskan untuk mundur beberapa waktu lalu.
"Beberapa nama terkumpul, akhirnya mengerucut ke Coach Carlos. Kami sudah melihat pengalaman, dan track record, dan kebetulan pernah melatih di Asia Tenggara, Vietnam," kata General Manajer Arema FC Ruddy Widodo
di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (17/9/2020).
Ruddy mengatakan bahwa pasca mundurnya Mario Gomez beberapa waktu lalu, pihak manajemen memiliki beberapa calon potensial pelatih untuk Arema FC. Namun, pada akhirnya pilihan jatuh untuk pria yang berusia 59 tahun itu.
Ruddy menjelaskan, dengan adanya pelatih baru untuk tim Singo Edan tersebut, diharapkan bisa menjadi batu loncatan untuk Arema FC, agar lebih bisa berprestasi dalam kompetisi Liga Indonesia.
Menurut Ruddy, batu loncatan tersebut dipersiapkan guna menghadapi musim 2021 yang diperkirakan lebih berat ketimbang musim 2020. Pada 2020, musim kompetisi akan berjalan dengan waktu yang pendek, dengan regulasi tanpa ada degradasi akibat pandemi COVID-19.
"Mulai hari ini, semoga coach Carlos ini bisa membawa keberuntungan untuk Arema FC kedepannya. Ini sebagai loncatan untuk tim ini, untuk musim 2021," ujar Ruddy.
Sementara itu Carlos Oliveira menyatakan bahwa dirinya tidak main-main dalam menangani tim Arema FC. Tawaran dari Arema FC adalah bukti keseriusan dan komitmen dirinya untuk membawa Arema FC meraih hasil maksimal pada musim ini.
"Saya selalu menjunjung tinggi tim yang saya bela. Saya selalu ingin memberikan prestasi terbaik, saya tegaskan saya tidak main-main disini," ungkap pelatih kelahiran 4 juni 1961 itu seperti dimuat Antara.
Pelatih yang pada 2019 lalu menangani klub Vietnam Becamex Binh Duong ini sangat senang dengan suasana di Arema FC, bahkan dia merasa mendapatkan motivasi besar dengan kebersamaan dan kekompakan yang ditunjukkan ketika pertama kali hadir di kantor Arema FC.
Baca Juga: Liga Bergulir di Tengah Pandemi, Beban Petugas Medis Tiga Kali Lebih Berat
Pada Agustus 2020, pelatih Arema FC sebelumnya Mario Gomez menyatakan mundur dari Arema FC. Gomez dan Manajemen Arema FC, tidak mencapai kata sepakat terkait kebijakan renegosiasi kontrak, yang merupakan dampak dari pendemi COVID-19.
Renegosiasi kontrak bagi pemain dan pelatih Arema FC, dilandasi surat keputusan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa.
Dalam surat keputusan yang terbit pada 27 Juni 2020 tersebut, pada poin ketiga, PSSI menyebutkan bahwa renegosiasi kontrak berada pada kisaran 50 persen bagi setiap klub Liga 1 Indonesia.
Berita Terkait
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
-
Panas di Akhir Laga Persija vs Arema, Marcos Santos: Mauricio Souza Emosi
-
Mauricio Souza Ungkap Masalah Lini Depan Persija saat Kalah dari Arema FC
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat