Suara.com - Bek tengah Persib Bandung Fabiano Beltrame mengaku tak sungkan saat Maung Bandung--julukan Persib, berhadapan dengan Madura United dalam lanjutan Liga 1 yang bakal berlangsung di stadion Gelora Deltras Sidoarjo, Minggu (4/10/2020).
Madura United merupakan mantan klub Fabiano. Sebelum berseragam Persib, pemain naturalisasi itu memperkuat Madura selama tiga musim. Meski begitu, Fabiano mengaku bakal bermain lepas dan mempertahankan lini belakang Persib dari gempuran penyerang Madura.
"Sekarang saya bela Persib dan akan mati-matian untuk dapat 3 poin, setelah pertandingan ya kita enjoy lagi, kita teman lagi sama mereka," ungkap Fabiano melalui wawancara daring, Kamis (17/9/2020).
Pemain kelahiran Brasil, 38 tahun silam itu, mengaku senang akhirnya bisa bertemu dengan Madura United. Kali ini Fabiano bertemu rekan-rekannya di skuat Laskar Sape Kerrab sebagai musuh di dalam lapangan.
"Pertama saya senang ya akan ketemu banyak teman disana, saya hampir 3 tahun lebih sama mereka, dapat kenangan yang banyak, Madura United bantu saya luar biasa juga, tapi saya datang sebagai lawan," cetusnya.
Fabiano mengaku sudah semakin prima dan lebih siap menatap dihelatnya kembali kompetisi Liga 1. Bersama rekan-rekannya di skuat Maung Bandung, dia sudah menjalani latihan selama satu bulan lebih.
Tentunya hal itu menambah motivasi dan percaya diri lebih bagi Maung Bandung untuk menghabisi Madura United.
"Sekarang kita sudah masuk ke hari-hari persiapan tinggal dua minggu lah. Sejak latihan semua pemain coba maksimalkan biar nanti pertandingan away pertama kita sudah 100 persen lebih," imbuhnya.
Persib terkini menempati peringkat pertama klasemen sementara Liga 1 dengan torehan sempurna 9 poin dari tiga laga yang baru dilaluinya. Sementara itu, skuat arahan Rahmad Darmawan menempatkan peringkat 8 klasemen dengan raihan 4 poin saja.
Baca Juga: Usai Dikenalkan, Carlos Oliveira Langsung Pimpin Latihan Arema FC Sore Ini
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Federico Barba: Persib Bakal Comeback dari Ratchaburi FC!
-
Kalah dari Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Nilai Persib Bandung Tidak Beruntung
-
Kurzawa dan Castel Belum Nyetel, Pelatih Persib Minta Bobotoh Bersabar Usai Kekalahan di Thailand
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan