Suara.com - Top skor sepanjang masa Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani dijadwalkan terbang ke Inggris hari ini untuk bergabung dengan Manchester United secara free transfer jelang penutupan bursa transfer musim panas 2020.
Sederet media Inggris telah ramai-ramai melaporkan hal itu, termasuk media ternama BBC dan Sky Sports.
Cavani disebutkan telah menyepakati besaran gaji sebesar 200 ribu pounds per pekan, di mana agennya juga akan mendapat komisi mencapai hampir 10 juta euro.
Penyerang kawakan asal Uruguay berjuluk El Matador itu pun siap membela panji Manchester United untuk kampanye 2020/2021 ini.
Cavani pun akan menjajal kerasnya kompetisi Premier League, setelah sebelumnya bomber 33 tahun itu menasbihkan dirinya sebagai penyerang haus gol di Serie A maupun Ligue 1.
Cavani, yang kontraknya bersama PSG kedaluwarsa pada Juni 2020 lalu, konon akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Manchester United.
Satu hal yang menjadi kekhawatiran tersendiri, setelah tampil tajam dari musim ke musim, torehan gol Cavani mulai tereduksi musim lalu seiring ia kerap dihantam cedera.
Cavani total cuma 22 kali memperkuat PSG lintas ajang di musim 2019/2020, dan cuma menyumbangkan tujuh gol.
Eks striker Palermo dan Napoli itu sendiri telah mencetak total 341 gol dalam 556 pertandingan sepanjang karier klubnya, termasuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah PSG dengan 200 gol dalam 301 penampilan.
Baca Juga: Lukaku Minta Solskjaer Jangan Rusak Chemistry Martial dan Greenwood
Sementara bersama Timnas Uruguay, Cavani telah mengemas 50 gol dalam 116 pertandingan. Ia berada di belakang Luis Suarez (59 gol) sebagai top skor sepanjang masa La Celeste --julukan Timnas Uruguay.
Berita Terkait
-
Senne Lammens Bahagia Dapat Pujian dari Edwin van Der Sar
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Manchester United Habiskan Rp361 Miliar untuk Pecat Ruben Amorim
-
Gurita Bisnis Cristiano Ronaldo: Jualan Pakaian Dalam, Alat Pijat hingga Pemilik Klub
-
Apa yang Terjadi Jika Manchester City Dijatuhi Sanksi Pengurangan 60 Poin?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Hasil Undian 16 Besar Liga Eropa: Calvin Verdonk Cs Hadapi Tim yang Diperkuat Bek Keturunan
-
Matthaus Sebut Der Klassiker Dortmund vs Bayern sebagai Duel Magis
-
Senne Lammens Bahagia Dapat Pujian dari Edwin van Der Sar
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Debut Super League di Persib Diwarnai Pesta Gol, Ini Kata-kata Layvin Kurzawa
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga