Suara.com - Pemain muda Borneo FC Pualam Bahari berharap ada titik terang soal nasib kompetisi saat PSSI bersama PT LIB dan seluruh perwakilan klub akan menggelar pertemuan pada pekan ini.
Dikutip Antara dari laman resmi klub di Jakarta, Senin, Pualam mengatakan nasib baik memang tengah ditunggu-tunggu dalam pertemuan itu. Ia berharap kompetisi bisa kembali dilanjutkan.
"Tanggapannya ya yang pasti kecewa apalagi kita semua sebelumya sudah berjuang di setiap latihannya dan mempersiapkan dengan sangat matang," kata dia.
Pualam merupakan mantan kiper timnas Indonesia U-16, ia baru didatangkan manajemen Borneo FC pada musim ini. Awalnya, kompetisi yang rencananya digelar pada 1 Oktober lalu membuat dia semakin bersemangat merebut posisi inti, apalagi ada regulasi mengenai pemain U-20 di susunan pemain.
Akan tetapi, saat kompetisi akan dimulai dua hari lagi, PSSI memutuskan untuk menunda akibat tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian hingga waktu yang belum ditentukan.
Manajemen Borneo FC berharap apabila kompetisi dilanjutkan maka seluruh persiapan dan persyaratan penyelenggaraan kompetisi harus dituntaskan lebih dulu agar tak menjadi polemik dikemudian hari.
Manajer Pesut Etam Farid Abubakar mengatakan dalam pertemuan bersama klub sebelum kompetisi ditunda, federasi dan operator tak menyinggung soal izin keamanan dari pihak kepolisian. Maka klub mengira lampu hijau sudah didapatkan oleh federasi maupun operator liga.
Namun dua hari jelang bergulir ternyata kompetisi Liga 1 belum mengantongi izin dari pihak kepolisian dan memaksa kompetisi kembali ditangguhkan.
"Kecewa pastilah ada. Karena kita sudah menjalani beberapa kali meeting dan tidak ada sama sekali bahasan perihal izin keamanan dari kepolisian. Jadi terkesan sekarang liga ini menjalankan kelanjutan liga secara terburu-buru," kata Farid.
Baca Juga: PSSI Puji Kemenangan Telak Timnas Indonesia U-19 atas Makedonia Utara
Berita Terkait
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental