Suara.com - Fiorentina membuang keunggulan dua gol saat ditahan imbang tuan rumah Spezia 2-2, dalam pertandingan pekan keempat Liga Italia Serie A 2020/2021 yang dimainkan Orogel Stadium-Dino Manuzzi, Cesena, Minggu (18/10/2020) malam WIB.
Fiorentina memimpin dengan cepat, melalui gol German Pezzella pada menit kedua dan Cristiano Biraghi pada menit keempat.
Spezia kemudian mampu mengejar melalui gol Daniele Verde pada menit ke-39 dan Sergio Farias pada menit ke-75.
Hasil ini membuat Fiorentina tertahan di posisi ke-10 klasemen sementara dengan empat poin, sedangkan Spezia berada di posisi ke-13 dengan koleksi poin yang sama.
Skor imbang hanya bertahan 100 detik saat Pezzella yang tidak terkawal menanduk bola tendangan sudut Cristiano Biraghi untuk melesak masuk ke gawang tuan rumah.
Beberapa saat kemudian, Spezia kembali kemasukan. Pol Lirola menyodorkan bola ke mulut gawang Ivan Provedel, untuk diselesaikan Biraghi ke tiang jauh.
Tertinggal dua gol tidak membuat moral Spezia runtuh. Mereka berpeluang menyamakan kedudukan saat Roberto Piccoli gagal meneruskan bola kiriman Emmanuel Gyasi, dan tembakan Matteo Ricci melambung ke atas mistar gawang.
Tuan rumah baru mampu memperkecil ketertinggalan saat Martin Caceres gagal memotong umpan terobosan, dan Verde dengan tenang menaklukkan kiper Bartlomiej Dragowski dari sudut sempit.
Pada babak kedua Fiorentina menurunkan tempo, dan lebih banyak mengandalkan serangan balik. Hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh Spezia untuk tampil lebih agresif.
Baca Juga: Inter Tumbang di Laga Derbi, Antonio Conte Sebut AC Milan Beruntung
Peluang bagus segera didapat Spezia saat penyelesaian M'Bala Nzola memanfaatkan kesalahan Pezzela dan mengirimkannya kepada Diego Farias. Sayang tembakan penyelesaiannya masih melambung di atas mistar gawang.
Gol penyama kedudukan akhirnya tercipta ketika tendangan sudut Spezia gagal disapu dengan baik oleh para pemain Fiorentina, bola kemudian disambar oleh Farias menuju sudut bawah gawang.
Sejumlah peluang dimiliki oleh kedua tim. Namun sampai wasit meniup peluit panjang, tidak tercipta gol-gol tambahan.
Cagliari Kembali ke Jalur Kemenangan
Sementara di laga lainnya malam ini, Cagliari kembali ke jalur kemenangan setelah memukul tuan rumah Torino dengan skor 3-0, dalam pertandingan yang dimainkan di Stadio Olimpico Grande Torino, Turin.
Torino unggul terlebih dahulu dengan cepat ketika wasit menghadiahkan penalti akibat pelanggaran kiper Alessio Cragno terhadap Sasa Lukic di kotak terlarang. Andrea Belotti yang menjadi eksekutor tidak kesulitan menaklukkan kiper Cragno.
Berita Terkait
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Faktor Finansial, Juventus Pastikan Lepas Dusan Vlahovic dengan Status Bebas Transfer
-
Gagal Rekrut Alisson Becker, Juventus Alihkan Target ke Eks Kiper Manchester United
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Sepakat Akhiri Kontrak
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia