Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, memberi sanjungan kepada mantan anak latihnya, Edinson Cavani.
Hal itu diungkapkan Tuchel jelang laga PSG menghadapi Manchester United di babak penyisihan Grup H Liga Champions, Rabu (21/10/2020) dini hari WIB nanti.
Menyadur Team Talk, Selasa (20/10/2020), Tuchel menganggap Cavani yang baru direkrut Manchester United adalah salah satu penyerang terbaik di dunia.
"Mereka [pemain Manchester United] memiliki kepribadian yang hebat, seperti dengan banyak pemain besar lainnya, termasuk Edi--sapaan Edinson Cavani," kata Tuchel.
Menurut eks pelatih Borussia Dortmund itu, penyerang 33 tahun tersebut adalah sosok pemain yang dapat diandalkan, meski secara kepribadian dinilai cukup pemalu.
“Dia hidup untuk tujuan, hidup untuk mencetak gol. Ketika dia mencetak gol, ketika dia memiliki kepercayaan diri, dia adalah salah satu pemain nomor sembilan (terbaik) di dunia sepakbola," kata Tuchel.
Sayangnya, perjumpaan tuchel dan mantan anak latihnya itu harus tertunda. Cavani dipastikan absen di laga PSG vs MU dini hari nanti.
Namun absennya Cavani juga menjadi keuntungan bagi PSG. Karena paling tidak, Tuchel bisa bernapas lega karena tidak harus memikirkan cara menghentikan ketajaman pemain asal Uruguay itu.
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menganggap striker Uruguay itu masih perlu meningkatkan kondisi fisiknya setelah lama absen.
Baca Juga: PSG Vs MU: Akui Sebagai Gelandang Terbaik di Dunia, Tuchel Waspadai Pogba
Cavani baru bergabung dengan skuat Manchester United sejak Minggu (18/10/2020) karena peraturan karantina Covid-19 di Inggris.
Eks pemain Napoli itu direkrut Manchester United dengan status bebas transfer, setelah kontraknya bersama PSG habis pada akhir Juni lalu.
Selain Cavani, Solskjaer juga memastikan Harry Maguire, Mason Greenwood, Eric Bailly dan Jesse Lingard juga bakal absen dalam laga di Stadion Parc des Princes, Paris itu.
Berita Terkait
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986