Suara.com - Southampton akan menjamu Everton di pekan ke-6 Liga Inggris. Berikut fakta - fakta menarik menjelang laga Southampton vs Everton di St.Mary's Stadium, Minggu (25/10/2020).
Everton sebagai pemuncak klasemen sementara bakal kerja keras untuk mendapatkan tiga poin saat bertandang ke markas Everton.
Skuat besutan Carlo Ancelotti butuh tiga poin setelah mendapat tekanan dari Liverpool yang sukses mengalahkan Sheffield United 2-1 dini hari tadi.
Hasil tersebut membuat Everton dan Liverpool sama sama mengantongi 13 poin. Tentu saja kemenangan atas Southampton akan membuat Everton kembali memperlebar jarak.
Namun, mengalahkan Southampton bukanlah perkara mudah. Pada pertemuan terakhir, kedua tim harus berbagi poin setelah berakhir imbang 1-1.
Berikut fakta - fakta menarik kedua tim menjelang pertandingan Southampton vs Everton malam ini yang dihimpun dari Bbc Sport :
- Everton ingin meraih kemenangan tandang di kompetisi papan atas berturut-turut di Southampton untuk pertama kalinya sejak mereka melakukannya di The Dell pada tahun 1992 di bawah manajer Howard Kendall.
- Southampton telah menjaga lebih banyak clean sheet Liga Premier versus Everton daripada melawan tim lain di papan atas, dengan 10 dari 13 terjadi di pertandingan kandang.
- Setelah kalah dalam dua pertandingan pertama mereka musim ini, Southampton sekarang tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan (Menang 2, Seri 1). The Saints hanya kalah dua kali dalam 12 laga liga (Menang 6, Seri 4).
- Danny Ings telah mencetak empat gol dalam lima penampilannya di Southampton di semua kompetisi melawan Everton. Dia mencetak gol di kandang dan tandang di pertandingan ini musim lalu.
- Everton tetap tak terkalahkan di semua kompetisi musim ini (Menang 7, Seri 1). Ini awal terbaik mereka untuk satu musim sejak sembilan pertandingan tanpa kekalahan di 1986-87, ketika mereka memenangkan gelar liga.
- The Toffees bisa memenangkan tiga pertandingan tandang pertama mereka di kompetisi papan atas untuk pertama kalinya sejak 1938-39.
- Mereka mencari kemenangan tandang keempat berturut-turut di liga utama untuk pertama kalinya sejak Desember 1985.
Berita Terkait
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Boyfriend on Demand: Debut Romcom Jisoo BLACKPINK Bersama Seo In Guk
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Eks Pemain Ajax Doakan Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Cetak Gol ke Gawang Malut United, Saddi Ramdani Tetap Merendah
-
Kalahkan Malut United, Bojan Akui di Babak Pertama Persib Kesulitan
-
Hossein Tayyebi Raja Gol Iran yang Jadi Ancaman Serius Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026
-
Jadwal dan Link Streaming Final Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia Cetak Sejarah
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Kegilaan Iran Bakal Dihentikan Timnas Futsal Indonesia
-
Tangan Dingin Hector Souto Bawa Timnas Futsal Indonesia Juara Asia Futsal 2026?
-
Final Piala Asia Futsal 2025: 3 Pilar Penting Timnas Futsal Indonesia untuk Jungkalkan Iran
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri