Suara.com - Ryan Giggs tidak akan memimpin timnas Wales dalam tiga pertandingan berikutnya di tengah tuduhan melakukan penyerangan, kata Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW), Selasa (3/11/2020).
Giggs sebelumnya membantah tuduhan tersebut setelah sejumlah media Inggris melaporkan dia ditangkap karena keributan di rumahnya.
"Asosiasi Sepak Bola Wales dan Ryan Giggs telah sepakat bahwa dia tidak akan terlibat dalam kamp internasional mendatang," kata FAW seperti dikutip Antara dari Reuters.
Asisten pelatih Wales Robert Page akan bertugas memimpin tim pada tiga pertandingan berikutnya melawan Amerika Serikat, Irlandia dan Finlandia.
The Sun melaporkan polisi telah dipanggil ke rumah mantan pemain sayap Manchester United itu pada Minggu (1/11/2020) malam setelah menerima laporan adanya keributan.
"Seorang perempuan berusia 30-an menderita luka ringan tetapi tidak memerlukan perawatan apa pun," tulis The Sun mengutip pernyataan Kepolisian Manchester Raya.
"Seorang pria 46 tahun ditangkap karena dicurigai melakukan penyerangan. Dia dibebaskan dengan jaminan sampai menunggu penyelidikan."
Perwakilan Giggs mengatakan bahwa mantan pemain Manchester United tersebut kooperatif dengan polisi.
"Giggs menyangkal semua tuduhan penyerangan terhadapnya," kata perwakilan Giggs.
Baca Juga: Nasib Luka Modric di Real Madrid Buram, Dilema Baru buat Zinedine Zidane
23 tahun berseragam Manchester United, Giggs tampil sebanyak 963 kali bersama Setan Merah dan memenangkan 13 trofi Liga Premier dan dua Liga Champions.
Giggs juga tercatat 64 kali membela Wales dari 1991 sampai 2007 dan mengambil alih posisi pelatih nasional pada 2018.
Berita Terkait
-
Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim
-
Manchester United Pagari Bruno Fernandes dari Kejaran Klub Eropa Lewat Kontrak Baru
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?