Suara.com - Eric Olhats, pencari bakat yang menemukan Antoine Griezmann dan yang mewakili pemain Prancis itu hingga 2016, angkat bicara soal kesulitan eks pemain Atletico Madrid itu beradaptasi di Barcelona. Khususnya dengan megabintang Los Cules, Lionel Messi.
Griezmann telah berjuang untuk beradaptasi sejak pindah ke klub Catalan pada musim panas 2019 dan sejak itu kekompakkannya dengan Messi kerap dipertanyakan banyak pihak.
"Dia tiba di klub dengan masalah besar di mana Messi mengontrol segalanya," kata Olhats kepada France Football yang dikutip Marca, Selasa (10/11/2020).
"[Messi] adalah seorang kaisar sekaligus raja dan tidak melihatnya dengan baik [kedatangan Griezmann].
Musim lalu, ketika Griezmann tiba, Messi tidak berbicara dengannya dan tidak mengoper bola kepadanya.
"Ini menciptakan trauma nyata dan adaptasi negatif dan sesuatu seperti itu pasti meninggalkan bekas. Ini semua terbukti dan terlihat.
"Sikap [Messi] sangat menyedihkan."
"Saya selalu mendengar Antoine mengatakan bahwa dia tidak punya masalah dengan Messi, tapi tidak pernah sebaliknya.
"Ini rezim teror. Anda bersamanya atau melawannya."
Baca Juga: Ansu Fati Cedera, Manchester United Bisa Kena Imbasnya
Terlepas dari kekhawatiran ini, Olhats mengharapkan Griezmann mencari solusi damai dan tetap tenang.
"Dia tidak pernah berkonflik dengan siapa pun, dia tidak seperti itu," kata Olhats tentang Griezmann.
"Dan itu bukan karena kurangnya keberanian atau kepribadian. Dia hanya mencintai sepak bola dan tidak ada yang lain, dia tidak ingin berkelahi dengan siapa pun. Baginya, berperang tidak ada gunanya."
Terakhir, mantan agen asal Prancis itu yakin semua kesulitan di Camp Nou bisa diatasi. Sejauh ini, Griezmann tercatat mengemas 17 gol dari 57 penampilan bersama Blaugrana.
Jumlah gol tersebut memang belum bisa memuaskan manajemen Barcelona dan juga fans, akan tetapi Olhats yakin bahwa pemain bernomor punggung 7 itu pada akhirnya mampu berkembang di Camp Nou.
"Saya sudah melihatnya melalui saat-saat sulit dan saya tahu dia akan bergerak maju dari situasi ini," kata Olhats.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet
-
Gerard Pique Dihukum Larangan Dua Bulan usai Ribut dengan Wasit
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir