Suara.com - Kandas sudah upaya banding yang dilakukan Napoli agar tak kalah WO dari Juventus. Sebab pihak Liga Italia menolak dan Partenopei tetap dinyatakan kalah 0-3.
Seperti diketahui, Napoli seharusnya melakoni laga tandang melawan Juventus dalam lanjutan Liga Italia, 4 Oktober lalu. Namun mereka tidak hadir secara sepihak dengan dalih ada pemainnya yang terpapar virus corona.
Napoli kala itu tidak mendapat izin dari otoritas kesehatan setempat untuk terbang ke Turin. Sebab dikhawatirkan pemain mereka bisa menyebarkan virus corona.
Setelah diputuskan kalah WO, Napoli langsung mengajukan banding. Namun Pengadilan Bidang Olahraga Liga Italia menolak karena seharusnya anak asuh Gennaro Gattuso bisa mengikuti tes kesehatan lanjutan.
''Sudah sepantasnya Napoli dapat sanksi karena situasinya tidak mustahil untuk berpartisipasi di pertandingan. Sikap Napoli secara efektif menciptakan alasan sendiri agar tidak bertanding," demikian pernyataan pengadilan, dikutip dari Football Italia.
"Sikap mereka sudah bertujuan agar tidak bertanding. Jelas mereka melanggar terhadap prinsip-prinsip dasar yang menjadi landasan keadilan olahraga, yaitu keadilan, kepatutan, dan kejujuran,'' lanjutnya.
Nyatanya, Napoli tak cuma diputuskan kalah WO. Mereka juga mendapat pengurangan satu poin karena memutuskan tidak bertanding secara sepihak.
Napoli kini berada di peringkat tiga klasemen Liga Italia. Partenopei tercatat sudah mengumpulkan 14 poin, hanya terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen AC Milan.
Baca Juga: PSG Tak Akan Sia-siakan Peluang Datangkan Cristiano Ronaldo dari Juventus
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Hasan Salihamidzic Legenda Bosnia: Dari Medan Perang Hingga Bayern Munchen dan Juventus
-
AC Milan hingga Juventus Berebut Tanda-tangan Bek Manchester City, Siapa yang Dapat?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati