Bola / Liga Inggris
Rabu, 11 November 2020 | 22:23 WIB
Pemain Chelsea Kai Havertz menjebol gawang Southampton dalam pertandingan Liga Inggris yang berlangsung di Stamford Bridge, Sabtu (17/10/2020). [AFP]

Suara.com - Kai Havertz membeberkan alasannya bergabung dengan Chelsea pada bursa transfer musim panas kemarin. Menurutnya, penting bagi seorang pemain untuk bermain di klub yang memiliki sebuah visi.

Havertz muncul sebagai salah satu talenta paling diincar di Eropa setelah bermain luar biasa bersama Bayer Leverkusen di musim 2019-2020.

Pemain berusia 21 tahun itu membantu Leverkusen finis urutan kelima di klasemen akhir Bundesliga dan mencapai final DFB-Pokal, serta perempat final Liga Europa. Ia mengemas 18 gol dari 45 penampilan di semua kompetisi musim lalu.

Penampilannya menarik perhatian banyak klub-klub raksasa Eropa seperti Bayern Munich, Real Madrid dan Juventus. Pada akhirnya Chelsea akhirnya memenangkan perlombaan untuk yang berhasil mendapatkan tanda tangan Havertz pada awal September.

Pemain Chelsea Kai Havertz berebut bola dengan pemain Burnley dalam pertandingan Liga Premier Inggris di Turf Moor, Sabtu (31/10/2020). [AFP]

The Blues harus menggelontorkan 72 juta poundsterling (sekitar Rp1,35 triliun) untuk membawa gelandang itu ke Stamford Bridge dan mengikatnya dengan kontrak lima tahun hingga 2025.

Havertz telah membuktikan dirinya di London dengan menjadi pemain pemain reguler di skuat pelatih Frank Lampard.

Pemain Timnas Jerman itu kini membeberkan alasan mengapa ia memilih untuk melanjutkan kariernya di Chelsea meski diminati sejumlah klub top lainnya

“Bagi saya, penting untuk memiliki klub dengan visi. Klub sedang bergerak. Kami adalah tim muda dengan banyak pemain hebat. Kami berpikir secara agresif," ujarnya kepada Sport Bild yang dikutip Antara dari Goal, Rabu (11/11/2020).

"Kami ingin membangun sesuatu di sini dan menyerang. Ini memotivasi saya dan memenangi gelar bersama Chelsea menjadi lebih berharga.“

Baca Juga: Perjuangan Marcus Thuram Tembus Timnas Prancis Tanpa Nama Besar Sang Ayah

"Transfer seperti ini tidak terjadi dalam semalam. Saya harus melalui semua opsi dan hal yang penting bagi saya. Bagaimanapun, saya sering menonton Liga Premier Inggris di TV dan mengenal Chelsea dengan sangat baik.”

Penyerang Chelsea, Timo Werner beraksi saat timnya menghadapi Rennes pada matchday 3 Grup E Liga Champions 2020/2021 di Stamford Bridge, London, Inggris, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB. [Adam Davy / POOL / AFP]

Havertz mengikuti jejak rekan senegaranya Timo Werner yang lebih dulu tiba di Stamford Bridge dengan transfer sebesar 47,5 juta poundsterling (sekitar Rp886 miliar) dari RB Leipzig pada Juni.

Mantan pemain Leverkusen itu mengatakan bahwa kehadiran Werner sangat penting dalam membantunya beradaptasi, tetapi ia tidak ingin terlalu bergantung pada rekan senegaranya tersebut.

“Saya membantu Timo dengan umpan-umpan bagus di lapangan dan, pada awalnya, ia membantu saya dengan mengantarkan saya ke tempat latihan,” tambah Havertz.

“Tentu, kami melakukan banyak hal bersama. Ini sangat membantu. Namun, kami juga harus menempuh cara kami sendiri untuk sepenuhnya menetap di sini."

Load More