Suara.com - Liverpool saat ini benar-benar tengah dihantam badai cedera. Jeda internasional yang telah dihelat sejak pekan lalu pun kian memperparah penderitaan kubu The Reds.
Meski demikian, manajemen Liverpool disebut-sebut tetap enggan belanja pemain pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Sektor pertahanan praktis menjadi sektor yang paling terhantam badai cedera. Tercatat kini back four alias empat pemain belakang Liverpool yang jadi langganan starting eleven tengah dalam kondisi cedera.
Pemain teranyar yang bernasib sial adalah fullback kiri Andy Robertson. Ia mengalami cedera hamstring saat memperkuat Timnas Skotlandia.
Ya, cederanya Robertson praktis membuat Liverpool telah kehilangan semua bek intinya. Sebelumnya, Joe Gomez, Trent Alexander-Arnold, dan Virgil van Dijk lebih dulu masuk ruang perawatan.
Gomez menderita cedera pada otot tendon lutut kirinya dan Van Dijk mengalami cedera ACL pada lutut kanannya. Dua bek sentral itu pun diperkirakan menepi lama di musim 2020/2021 ini.
Sementara itu, fullback kanan andalan Alexander-Arnold diprediksi harus absen sebulan lebih imbas cedera betis.
Well, meski kini dalam keadaan darurat, seperti dilansir The Athletic, Senin (16/11/2020), manajemen Liverpool rupanya enggan mendatangkan pemain bertahan baru pada bursa transfer Januari 2021 mendatang.
Imbas masalah finansial yang terdampak pandemi COVID-19, board Liverpool disebut telah menginstruksikan pelatih Jurgen Klopp untuk memberdayakan bek-bek yang ada, baik dari tim reserves bahkan juga mungkin dari tim akademi, sembari berharap para pilar tim utama The Reds bisa segera meninggalkan ruang perawatan.
Baca Juga: Legenda Liverpool Ray Clemence Meninggal Dunia
Namun, tentu saja ini merupakan langkah yang sangat riskan nan berisiko mengingat pemain-pemain tersebut adalah pemain-pemain muda yang tentunya minim pengalaman di sepakbola level tertinggi.
Usai jeda internasional tengah pekan ini, Liverpool sendiri akan menjamu Leicester City pada akhir pekan nanti dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021.
Kemenangan menjadi sangat penting bagi kedua tim karena yang dipertaruhkan adalah puncak klasemen sementara.
Liverpool, sang juara bertahan kompetisi saat ini masih berada di posisi ketiga klasemen Liga Inggris 2020/2021 dengan raihan 17 poin, tertinggal satu angka saja dari Leicester di peringkat pertama.
Berita Terkait
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Jurnalis Ini Diciduk Polisi Gegara Laporan Rumor Transfer Pemain, Kok Bisa?
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik