Suara.com - Timnas Spanyol berhasil mempermalukan Jerman dengan skor telak 6-0 di matchday keenam UEFA Nations League. Terdapat berbagai fakta menarik pasca laga yang berlangsung Rabu (18/11/2020) dini hari WIB itu.
Kemenangan di Estadio de La Cartuja, Sevilla, membuat La Furia Roja --julukan Timnas Spanyol-- berhasil mengumpulkan 11 poin dari enam laga di Divisi A Grup 4 (A4).
Kondisi itu sudah cukup mengantarkan pasukan Luis Enrique untuk lolos ke semifinal UEFA Nations League. Mereka menggeser Jerman, yang memiliki sembilan poin, dari puncak klasemen.
Pada pertandingan hidup mati itu, gol-gol Timnas Spanyol dicetak oleh Alvaro Morata, Rodri, Mikel Oyarzabal, dan Ferran Torres.
Nama terakhir menorehkan hat-trick setelah membobol gawang kiper Manuel Neuer pada menit ke-33, 55, dan 71.
Kekalahan telak ini menjadi momen terendah bagi pasukan Joachim Low. Selain dipastikan gagal ke semifinal UEFA Nations League, kekalahan 0-6 adalah yang terbesar yang pernah diderita Jerman di pertandingan kompetitif.
Berikut 7 fakta menarik pasca laga Spanyol vs Jerman di UEFA Nations League, Rabu (18/11/2020) dini hari WIB:
- Álvaro Morata telah terlibat dalam tujuh gol dalam sepuluh pertandingan terakhir sebagai starter untuk Spanyol (lima gol & dua assist), sebanyak yang dicetak oleh "La Furia Roja" dalam edisi Nations League ini.
- Spanyol tidak pernah kalah dari 11 pertandingan internasional saat diperkuat José Luis Gayà (Menang 8, Kalah 3). Dia telah terlibat dalam empat gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya untuk tim nasional (2 gol dan 2 assist).
- Ini menjadi kali pertama dalam sejarah Spanyol bisa mencetak tiga gol ke gawang Jerman di babak pertama dalam satu pertandingan.
- Berusia 20 tahun 262 hari, Ferran Torres adalah pemain termuda yang mencetak dua gol untuk Spanyol sejak Sergio Ramos melawan San Marino pada Oktober 2005 (19 tahun 196 hari)
- Ferran Torres menjadi pemain pertama yang mencetak hat-trick untuk Spanyol dalam pertandingan melawan Jerman. Stellar.
- Ini merupakan kekalahan terbesar Jerman dalam pertandingan kompetitif sepanjang sejarah.
- Spanyol jadi tim pertama yang tak membiarkan Jerman mencetak satu tembakan pun ke arah gawang sejak Prancis melakukan hal yang sama di laga persahabatan pada November 2015.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid