Suara.com - Kubu PSMS Medan mendukung Liga 2 2020 untuk dihentikan dan diganti musim baru. Hal itu dikarenakan sampai saat ini PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) tak kunjung bisa memastikan jadwal kick0off lanjutan kompetisi.
Imbas pandemi COVID-19, PSSI dan PT LIB sebelumnya telah sepakat menunda Liga 2 2020 sampai Februari 2021. Hal itu membuat PSMS dan klub-klub Liga 2 lainnya meliburkan skuatnya.
Namun, PSSI dan PT LIB tidak menjelaskan secara rinci tanggal pasti kick-off kompetisi.
Kondisi ini membuat Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Medan, Julius Raja geram sehingga lebih mendukung kompetisi untuk dibatalkan saja.
“Kalau sudah ada tanggal bergulir dan PT LIB serta PSSI mengantongi izin Polri, tidak ada masalah. Sehingga kami tahu,” ketus Julius Raja seperti dimuat Digtara, Senin (23/11/2020).
PSMS sejatinya menjadi klub yang paling siap melanjutkan Liga 2 2020. Klub berjuluk Ayam Kinantan itu memiliki ambisi besar untuk kembali ke Liga 1 dengan mendatangkan pemain bintang dan pelatih anyar berkualitas.
“Kalau tidak bisa juga mendapatkan izin, ya hentikan saja liganya. Kita mulai babak baru nanti, musim baru, ya sudah,” tegas Julius.
Rencana Latihan Diurungkan
Skuat PSMS sendiri sebelumnya dijadwalkan kembali memulai latihan pada awal Desember 2020. Namun, rencana tersebut berpeluang urung dilaksanakan karena nasib Liga 2 yang masih belum pasti.
Baca Juga: Barcelona Tanpa Messi dan De Jong dalam Lawatan ke Ukraina
Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang menyebut pihaknya tidak ingin terburu-buru melakukan persiapan. Hal itu dikarenakan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kepastian dari PSSI dan PT LIB.
“Instruksi dari pembina kami supaya pada awal Desember ini kembali latihan. Namun saat ini, pelatih belum ada di Medan, mungkin nanti akan kami panggil. Setelah selesai dengan pemain, baru kami membereskan semuanya,” ucap Mulyadi.
Berita Terkait
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
-
PSMS Medan Pede Curi Poin dari Markas Persekat Tegal
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
5 Produk Sunscreen yang Bagus untuk Mencegah Flek Hitam, Tekstur Ringan Sesuai Review
-
Studi: Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Penyakit yang Ditularkan Air, Bagaimana Bisa?
-
Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP
-
4 Inspo OOTD Girl Crush ala Chiquita BABYMONSTER yang Kekinian Buat Dicoba!
-
GIIAS 2026, ACC dan TAF Jadi Platinum Financial Partner: Dukung Industri Otomotif Nasional
-
Pemerintah Genjot PNBP: Jangan Sampai Tarif Naik, Layanan Publik Jalan di Tempat
-
5 Pilihan Foundation Wardah untuk Kulit Flawless, Lengkap dengan Review Jujur Pembeli
-
Komdigi Jadi 'Hakim' Konten? TAKDIR Gugat Aturan Pemblokiran ke Mahkamah Agung
-
Motor Kena Masalah Kelistrikan? Cek Deretan Komponen Ini sebelum Mogok di Jalan
-
Gerindra Tegaskan Nanik Mundur dari BGN Bukan karena Isu Hukum