Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyambangi Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri, Selasa (24/11/2020). Pada pertemuan tersebut PT LIB menjelaskan beberapa hal terkait pelaksanaan Liga 1 tahun depan
Direktur utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita yang datang bersama bersama jajarannya, dalam pertemuan tersebut menyampaikan beberapa hal dan yang paling utama yakni pentingnya menjalankan kompetisi sepakbola di Tanah Air.
"Secara global kami menjelaskan pentingnya lanjutan kompetisi domestik. Manfaat dan perannya akan sangat besar. Bukan saja untuk sepakbola nasional secara menyeluruh namun juga guna meyakinkan dunia tentang sepakbola Indonesia sebelum terlaksananya Piala Dunia 2021," kata Akhmad dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Selain itu, PT LIB juga menjelaskan kepada pihak kepolisian hal-hal teknis yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan lanjutan Liga 1 dan Liga 2. Salah satunya yakni adanya protokol kesehatan yang sangat ketat, mengingat masih di tengah pandemi COVID-19.
"Dalam hal ini tetap memerhatikan dan mematuhi protokoler kesehatan. Kami informasikan kompetisi akan digelar tanpa penonton, dan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai standar FIFA, AFC, dan arahan Satgas penanggulangan Covid-19," ia menjelaskan.
“Lebih dari itu kami juga menjelaskan akan dibuatkan peraturan agar suporter atau penonton tetap patuh pada protokoler kesehatan," tambah lelaki berusia 51 tahun tersebut.
Menanggapi kedatangan perwakilan PT LIB ke markasnya, kepala Baharkam, Komjen Agus Andrianto memberikan tanggapan. Ia tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kompetisi.
"Terima kasih atas kehadiran dan informasinya. Pada prinsipnya kami akan memberikan dukungan penuh," ujar Agus.
Kompetisi baik itu Liga 1 dan 2 seharusnya sudah bergulir pada Oktober lalu. Namun, karena tidak adanya izin keramaian dari Polri kompetisi pun harus ditunda oleh PSSI dan PT LIB.
Baca Juga: Liga 1 Baru Restart Februari 2021, Fokus Gelandang Senior PSM Tetap Terjaga
Kepolisian tak mengeluarkan izin dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus corona di Indonesia. Di samping itu, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak juga menjadi salah satu pertimbangan.
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Aroma Kopi dan Deru Hairdryer: Kedok Pabrik Narkoba Remote Control di Kamar Kos Sidoarjo
-
Skin Tint Luxcrime untuk Kulit Apa? Kenali Keunggulan dan Review Lengkapnya!
-
Profil KH Anwar Zahid Bojonegoro, Dai Kondang Selamat dari Kecelakaan Mobil
-
Jurnalis Ini Diciduk Polisi Gegara Laporan Rumor Transfer Pemain, Kok Bisa?
-
4 Shio Paling Rentan Selingkuh, Disebut Mudah Tergoda untuk Mendua
-
Desa Les: Kisah Nyoman Nadiana Mengenalkan Desa Pada Dunia
-
Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, Gugun El: Bisa Jadi Alat Propaganda dan Alat Politik Pemecah Belah
-
Operasi Kilat 24 Jam: Polda Lampung Sapu Bersih 41 Bandit, 86 Titik Kejahatan Terbongkar
-
Warung Bu Sastro: Ketika Bisnis Tidak Cuma Soal Menghitung Untung
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang & Investasi Jatim-Kalbar: Catatkan Transaksi Rp 2,529 Triliun