Suara.com - Persija Jakarta punya cara tersendiri agar para pemainnya tak indisipliner saat dipanggil atau memperkuat Timnas Indonesia. Bekal diberikan kepada para penggawa Macan Kemayoran agar mereka siap mental dan tak bertingkah aneh-aneh.
Hal ini diungkapkan Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus. Menurutnya, bekal diberikan agar para pemain memiliki gambaran seperti atmosfer saat memperkuat timnas.
Terutama bagi pemain-pemain muda yang baru merasakan bergabung bersama Timnas Indonesia level usia seperti U-16 dan U-19.
"Pada waktu mereka mau berangkat ke Timnas Indonesia, memang di bagian development Persija menekankan kepada pemain bahwa tunjukkanlah yang baik, harus diambil kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, jangan sampai kesempatan ini terbuang dengan percuma," kata Ferry Paulus.
"Intinya kami memberikan bekal kepada mereka agar tak ada yang indisipliner. Kami punya cara tersendiri lah,"
"Mereka kita kumpulkan, kita persiapkan seperti ada beberapa treatment fisik di Sawangan. Kemudian ada pembekalan program seperti bagaimana pemain harus antusias dan bertanggung jawab di timnas."
Seperti diketahui, Persija menjadi penyumbang pemain terbanyak dalam skuat Timnas Indonesia U-19 terbaru ntuk training camp (TC) di Jakarta. Tercatat ada lima pemain muda Macan Kemayoran yang dipanggil, mulai dari Braif Fatari, Sandi Arta Samosir, Salman Alfarid, Alfriyanto Nico, hingga Risky Sudirman.
Selain itu, klub kesayangan Jakmania itu punya tiga wakil di Timnas Indonesia U-16. Mereka adalah Raka Cahyana Rizky, Fiore Rafli dan Resa Aditya Nugraha.
Belakangan Timnas Indonesia U-19 sendiri menjadi sorotan karena ada dua pemainnya, Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian melakukan indisipliner. Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong pun tanpa ampun mencoret keduanya.
Baca Juga: Bhayangkara Solo FC Janji Beri Sumbangsih untuk Sepakbola Indonesia
Berita Terkait
-
Masa Depan Suram, Elkan Baggott Disarankan Angkat Kaki dari Ipswich Town
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Masa Depan Suram, Elkan Baggott Disarankan Angkat Kaki dari Ipswich Town
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto