Bola / Liga Inggris
Sabtu, 12 Desember 2020 | 09:26 WIB
Manajer Manchester City, Pep Guardiola (kiri) bercengkerama dengan manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer pada laga leg kedua semifinal Piala Liga Inggris 2019/2020 di Etihad Stadium, Kamis (30/1/2020) dini hari WIB. [AFP]

Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola tidak mau memberi dukungan kepada Ole Gunnar Solskjaer. Menurut juru taktik Spanyol, Ole punya kapabilitas untuk meredam tekanan yang ada.

Manchester City akan menghadapi Manchester United di laga pekan ke-12 Liga Inggris. Pertandingan itu bakal berlangsung di Old Trafford, Minggu (13/12/2020) pukul 00.30 WIB.

Ole Gunnar Solskjaer tengah dalam sorotan jelang laga ini setelah Manchester United terlempar dari Liga Champions usai kalah 2-3 dari RB Leipzig tengah pekan ini.

Laga menghadapi Manchester City disebut-sebut bisa menentukan seperti apa nasib Solskjaer kedepan, kendati demikian Guardiola yakin juru taktik Norwegia tak butuh simpatinya.

Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne (kanan) merayakan golnya ke gawang Fulham dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium. Dave Thompson / POOL / AFP

"Penting untuk mengetahui nilai yang dimiliki Solskjaer. Tidak diragukan lagi. Saya tidak perlu memberinya dukungan, karena dia sudah cukup kuat," kata Pep Guardiola dikutip dari Sky Sports, Sabtu (12/12/2020).

"Dia tahu cara kerjanya, pekerjaan ini; ketika kami menang, kami jenius dan ketika kami kalah, kami harus dipecat. Itu terjadi di United dan semua klub di seluruh dunia. Inilah kenyataannya," tambahnya.

Guardiola akan menggadapi laga keenamnya dengan Solskjaer di derby Manchester nanti. Pada lima pertemuan sebelumnya, eks pelatih Barcelona itu meraih tiga kemenangan dan tiga kekalahan.

Dalam dua pertemuan terakhir dengan United, Manchester City asuhan Pep tak pernah menang. Solskjaer selalu mampu membawa Setan Merah mempecundanginya dalam dua kesempatan yang terjadi musim lalu itu.

Baca Juga: Ancelotti Pastikan James Rodriguez Absen di Laga Everton vs Chelsea

Load More