Suara.com - Polemik soal tim yang akan tampil di Piala AFC 2021 terjawab sudah. Persipura Jayapura kini resmi menggantikan Persija Jakarta yang sebelumnya ditunjuk untuk mendampingi Bali United.
Kepastian ini turut dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano. Ia mengaku telah menerima email resmi dari PSSI bahwa timnya akan menggantikan Persija di Piala AFC 2021.
''Kemarin kami sudah menerima email dari PSSI, disampaikan bahwa mereka mengusulkan Bali United dan Persipura Jayapura untuk slot AFC 2021,'' demikian pernyataan Benhur Tomi Mano, dalam rilis yang diterima Suara.com.
''PSSI juga sudah meminta maaf atas kesalahan usulan sebelumnya, dan saya selaku Ketua Umum Persipura Jayapura, menerima permintaan maaf PSSI, semoga hal-hal seperti itu tidak terulang kembali,'' imbuhnya.
Lebih lanjut, Benhur Tomi Mano turut memberikan pesan untuk Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan agar hati-hati dalam pemilihan seperti ini. Lebih lagi soal intervensi orang-orang terdekatnya yang memiliki kepentingan pribadi.
''Sebagai teman, saya juga ingin mengingatkan kepada Ketua Umum PSSI agar lebih berhati-hati terhadap orang-orang dekat. Tidak semua bekerja tulus untuk membantu,'' ujar Benhur Tomi Mano.
''Termasuk yang di exco, jangan sampai kesalahan atau kekeliruan beberapa orang tapi merugikan kita semua. Risikonya bisa ditanggung 270 juta rakyat Indonesia,'' tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemilihan Persija sebagai wakil Indonesia di Piala AFC 2021 oleh PSSI dipertanyakan oleh Persipura Jayapura. Protes yang dilayangkan Persipura bisa dimaklumi, karena penunjukkan Macan Kemayoran melenceng dari aturan.
Seperti diketahui, usai menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco), Rabu (16/12/2020), PSSI mengumumkan Bali United dan Persija menjadi wakil Indonesia di Piala AFC 2021.
Baca Juga: Ismed Sebut Persija Pantas Wakili Indonesia di Piala AFC 2021, Kenapa?
Bali United dipilih karena tim besutan Stefano Cugurra 'Teco' merupakan kampiun Liga 1 2019. Sementara Persija mendapat jatah Piala AFC 2021 karena runner-up Piala Indonesia 2018/2019.
Seharusnya jatah Persija adalah milik PSM Makassar. Sayangnya, Juku Eja --julukan PSM-- tak mendapatkan lisensi AFC sebagai syarat utama tampil di kejuaraan level Asia.
Ternyata, AFC sudah punya regulasi yang mengatur jika hal ini terjadi. Hal ini tertuang di dalam regulasi AFC khususnya panduan manual Sporting Criteria point 9.1.
Jika merujuk regulasi tersebut keputusan PSSI jelas tidak sesuai dengan aturan yang ada. Urutan klub yang berhak mendapatkan jatah ke turnamen berdasarkan aturan AFC itu adalah: 9.1.1 Klub Juara Liga domestik, 9.1.2 Juara piala domestik, 9.1.3 Runner up liga domestik, dan 9.1.4 Peringkat tiga liga domestik.
Artinya, sesuai regulasi, yang berhak menemani Bali United sebagai kampiun Liga 1 2019 di Piala AFC 2021 adalah Persebaya Surabaya. Namun, sama seperti PSM, tim Bajul Ijo tak lolos lisensi AFC.
Dengan demikian, satu slot Piala AFC 2021 diberikan kepada peringkat setelahnya yakni Persipura Jayapura. Tim asuhan Jacksen F. Tiago ini finis pada urutan ketiga Liga 1 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
-
Pemain Serbia Radovan Pankov Resmi Jadi Pemain Anyar Persija Jakarta
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris