Bola / Bola Dunia
Rabu, 15 Juli 2026 | 07:25 WIB
Sejumlah kapal perang Iran memprovokasi kapal induk angkatan laut AS. [AFP]
Baca 10 detik
  • Serangan udara Amerika Serikat di Iran selatan menewaskan tiga anggota keluarga penjaga hutan.

  • Ledakan menghancurkan pos perlindungan lingkungan di Desa Seyyed Jowzar, Provinsi Hormozgan.

  • Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras tindakan tersebut dan menuntut keadilan internasional.

Suara.com - Serangan udara militer Amerika Serikat menghantam wilayah Iran bagian selatan pada Selasa pagi. Insiden mematikan tersebut menewaskan 3 orang yang merupakan anggota keluarga dari seorang penjaga hutan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengonfirmasi titik ledakan tersebut. Operasi udara ini menyasar sebuah pos perlindungan lingkungan hidup dan stasiun penjaga hutan.

Hantaman rudal tersebut terjadi di Desa Seyyed Jowzar yang terletak di Kabupaten Hajjiabad, Provinsi Hormozgan. Hingga saat ini, pihak CNN belum bisa memverifikasi klaim sepihak dari perwakilan pemerintah Iran tersebut.

Ledakan di pelabuhan Dayyer, Bushehr [Ist/AryJeay]

Pihak jurnalis internasional juga telah menghubungi Komando Pusat Amerika Serikat guna meminta keterangan resmi. Berdasarkan laporan media lokal PressTV, petugas penjaga hutan yang berada di lokasi kejadian selamat tanpa luka.

Namun, nasib malang menimpa 2 anak laki-laki dan 1 menantu perempuan dari petugas tersebut yang berada di area itu. Mereka tewas seketika akibat ledakan kuat di pos perlindungan satwa tersebut.

Insiden berdarah ini langsung memicu reaksi keras dari otoritas diplomatik tertinggi di Teheran. Pemerintah Iran mengutuk keras operasi militer yang dinilai telah menyasar warga sipil tidak bersalah.

Esmaeil Baghaei menyampaikan kecaman terbuka atas tindakan agresif bersenjata dari negara sekutu barat tersebut. Pernyataan ini menjadi sinyal memburuknya hubungan kedua belah pihak di kawasan Timur Tengah.

“Daftar kejahatan Amerika terhadap warga Iran tumbuh lebih panjang setiap hari, dan dengan setiap hari yang berlalu Amerika Serikat mengungkapkan lapisan lain dari permusuhannya terhadap Iran,” ujar Baghaei.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa tindakan kekerasan ini tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa jalur hukum. Pihak kementerian bersumpah akan membawa kasus kematian warga sipil ini ke ranah internasional.

Baca Juga: 3 Hari Masa Kritis AS - Iran, Hingga Perang Meletus Kembali

“Setiap kejahatan baru semakin memperkuat tekad warga Iran untuk mengejar keadilan dan untuk mengupayakan pengadilan dan hukuman bagi mereka yang bertanggung jawab atas perintah dan pelaksanaan tindakan ini,” tambahnya.

Wilayah Iran selatan, khususnya Provinsi Hormozgan, merupakan daerah strategis yang berbatasan langsung dengan Teluk Oman. Kawasan ini kerap menjadi titik panas ketegangan militer antara pasukan Iran dan armada asing.

Pos penjaga hutan yang menjadi sasaran berfungsi untuk mengawasi kelestarian alam di area terpencil tersebut. Ketegangan antara Washington dan Teheran terus meningkat akibat rentetan insiden bersenjata di wilayah perbatasan.

Load More