Suara.com - Sial betul nasib penyerang Arsenal, Gabriel Martinelli. Baru comeback dari absen panjang akibat masalah lutut, penyerang muda asal Brasil tersebut sudah cedera lagi.
Setelah turun sebagai pemain pengganti dan bermain 19 menit saat Arsenal dikalahkan tuan rumah Everton 1-2 di laga Liga Inggris akhir pekan lalu, Martinelli dipercaya jadi starter oleh pelatih Mikel Arteta saat The Gunners dibabat Manchester City 1-4 di Emirates Stadium pada laga perempatfinal Piala Liga Inggris 2020/2021, dini hari tadi.
Penyerang 19 tahun itu memberi assist dalam gol penyeimbang Arsenal yang dicetak Alexandre Lacazette di babak pertama.
Namun sebelum half-time, Martinelli berbenturan dengan kiper Manchester City, Zack Steffen, yang membuatnya kesakitan di lapangan.
Pengoleksi 2 caps bersama Timnas Brasil U-23 itu bisa kembali bertanding, namun kembali terlihat kesakitan saat peluit jeda babak pertama dibunyikan.
Anehnya, Martinelli tetap dipaksakan tampil oleh Arteta selepas turun minum. Namun baru empat menit babak kedua berjalan, sang attacker terjatuh, menandakan dia tidak dapat melanjutkan laga dan akhirnya digantikan oleh Nicolas Pepe.
Arteta sendiri mengonformasi jika Martinelli memang kembali mengalami cedera. Kali ini bukan lutut lagi, melainkan bengkak di bagian tulang keringnya.
"Dia mengalami hantaman yang cukup buruk di tulang keringnya dan itu membengkak. Dia kesakitan dan terpaksa ditarik keluar," papar Arteta seperti dilansir Tribal Football.
Meski demikian, pelatih asal Spanyol tersebut membela keputusannya membiarkan Martinelli turun di awal babak kedua.
Baca Juga: Guardiola Kalem Tanggapi Kemenangan Telak Manchester City di Emirates
"Si pemain sendiri yang bersikeras main, mengatakan bahwa dia baik-baik saja, bahwa dia ingin melanjutkan pertandingan dan dia ingin mencoba," ungkap pelatih muda berusia 38 tahun itu.
"Dia memiliki bekas luka yang tidak terbuka dan dia ingin mencoba, jadi kami memberinya kemungkinan untuk mencoba. Dan ketika dia berada di lapangan, dia merasa tidak nyaman, jadi itu adalah keputusan yang mudah untuk mengeluarkannya," tukasnya.
Kembali cederanya Martinelli tentu menjadi kabar buruk buat fans Arsenal, mengingat performa klub kesayangan mereka carut-marut sejak awal musim ini, khususnya di kancah domestik, dengan para attacker macam Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, serta Eddie Nketiah tampil jauh di bawah harapan.
Sebelum harus menepi pada Maret lalu akibat cedera lutut, Martinelli memang sempat menjadi pemain pujaan para Gooner.
Ya, Martinelli membuat gebrakan pada kampanye 2019/2020 lalu, yang merupakan musim debutnya bersama Arsenal setelah gabung dari klub Brasil Ituano, dengan mencetak 10 gol lintas kompetisi untuk The Gunners.
Sayang, performa hebat sang penyerang harus terhenti pada Maret setelah ia menderita cedera lutut serius dalam sebuah sesi latihan Arsenal.
Ia baru comeback ke tim utama Arsenal pada akhir pekan lalu, dan kini Martinelli cedera lagi.
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil