Suara.com - Juventus memerlukan perpanjangan waktu untuk menyingkirkan Genoa dengan skor 3-2 pada pertandingan 16 besar Piala Italia yang dimainkan di Stadion Allianz, Turin, Rabu setempat atau Kamis (14/1/2021) dini hari WIB.
Bianconerri unggul dua gol terlebih dahulu melalui gol Dejan Kulusevski pada menit kedua dan Alvaro Morata pada menit ke-23.
Secara mengejutkan Genoa mampu bangkit dan menyamakan kedudukan melalui gol Lennart Czborra pada menit ke-28 dan Filippo Melegoni pada menit ke-74.
Juve baru mampu mengunci kemenangan melalui gol Hamza Rafia pada menit ke-105, demikian catatan laman resmi FIGC.
Pada putaran perempat final, Juve akan berhadapan dengan Sassuolo atau SPAL.
Jalannya pertandingan
Sembilan puluh detik cukup bagi Juve untuk memecah kebuntuan, ketika Giorgio Chiellini mengirim umpan terobosan kepada Kulusevski untuk tanpa kesulitan dikonversi menjadi gol.
Kiper Genoa Alberto Paleari kemudian harus menggagalkan upaya Wesley, serta harus menahan sepakan Kulusevski untuk mencegahnya mengemas gol kedua.
Namun gawang Genoa kembali kemasukan saat Kulusevski menggiring bola masuk kotak penalti, dan pemain Swedia itu mengirimkan bola untuk diselesaikan Morata menjadi gol kedua.
Baca Juga: Kalahkan Empoli 3-2, Napoli Melaju ke Perempatfinal Coppa Italia
Genoa kemudian mencetak gol melalui peluang pertama mereka. Umpan silang dari sisi kanan dapat disambut tandukan Czyborra untuk menjebol gawang tuan rumah.
Federico Bernardeschi memaksa kiper Genoa kembali melakukan penyelamatan, dan Arthur mencetak gol ke gawang tim tamu. Namun gol itu tidak disahkan karena Morata telah berada dalam posisi offside.
Manolo Portanova juga mencetak gol untuk Juve tapi kembali tidak disahkan karena offside.
Sepakan Morata kemudian dapat ditahan kiper Paleari, namun Genoa hampir menyamakan kedudukan ketika sepakan Marco Pjaca membentur mistar gawang.
Seiring berjalannya waktu Juve kehilangan intensitas dan Genoa justru mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sepakan Melegoni dari luar kotak penalti melesak mulus ke sudut atas gawang.
Pelatih Juve Andrea Pirlo memasukkan Cristiano Ronaldo pada fase akhir pertandingan untuk menambah daya gedor timnya.
Berita Terkait
-
Kalahkan Empoli 3-2, Napoli Melaju ke Perempatfinal Coppa Italia
-
Link Live Streaming Coppa Italia: Juventus vs Genoa
-
Dramatis! Gol Super Telat Lukaku Bawa Inter ke Perempatfinal Coppa Italia
-
Prediksi Coppa Italia: Fiorentina vs Inter Milan
-
Koleksi Perhiasan Mewah Ronaldo dan Georgina Rodriguez, Harganya Fantastis
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?