Suara.com - Manajer Liverpool Jurgen Klopp tengah bersedih karena tidak bisa menghadiri pemakaman ibundanya di wilayah Black Forest, Jerman. Klopp tidak bisa terbang ke Jerman untuk melihat sang ibu terakhir kalinya karena tersandung aturan terkait COVID-19.
Klopp yang mengantarkan Liverpool menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions dalam beberapa musim terakhir mengatakan tidak bisa menghadiri pemakaman ibunda karena aturan pembatasan dan karantina yang ditetapkan pemerintah Inggris dalam memerangi penyebaran COVID-19.
Elisabeth, ibunda Klopp, meninggal dunia bulan lalu.
"Dia sangat berarti bagi saya, ibu dalam arti yang sesungguhnya di dunia," kata kepada koran lokal Schwarzwaelder Boter.
"Dia kini berada di tempat yang lebih baik."
"Tak bisa ke pemakaman karena masa yang sulit ini."
"Begitu kondisinya memungkinkan kami akan mengadakan misa peringatan yang indah," sambung Klopp seperti dikutip Antara dari Reuters, Rabu (10/2/2021).
Di babak 16 besar Liga Champions, Liverpool akan menghadapi RB Leipzig. Akan tetapi karena The Reds ditolak masuk Jerman, pertandingan leg pertama akan digelar di Budapest, Hungaria.
Baca Juga: Liga Champions: Pertandingan Atletico Vs Chelsea Resmi Dipindah ke Bukares
Berita Terkait
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Lima Laga Terakhir Masih Belum Terkalahkan! Sunderland Paksa Tottenham Berbagi Poin di London
-
John Herdman Datang, Bayang-bayang Kegagalan Peter Withe Hantui Timnas Indonesia?
-
Chelsea Tantang Juventus dalam Perburuan Sandro Tonali di Bursa Transfer Januari
-
Alumni Class of 92: Michael Carrick Cocok Gantikan Amorim di Manchester United
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Resmi! Kata-kata Liam Rosenior Usai Dikontrak Chelsea Hingga 2032
-
Pelaku Cuma Ditegur, Ini Klarifikasi Kafi FC soal Tendangan Kung Fu Liga 4 Yogya
-
Sassuolo vs Juventus: Dear Jay Idzes, Hati-hati dengan Mesin Gol Si Nyonya Tua Ini
-
Paul Scholes Peringatkan Man United Jangan Rekrut Enzo Maresca, Kenapa?
-
Data Menyedihkan di Balik Ruben Amorin Dipecat Manchester United, Parah Sih...
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Cerita John Herdman Kena Maki Eks Pelatih Lionel Messi
-
Horor Menit 73 Liga 4 DIY: Tendangan Kung Fu Leher Disasar, Wasit Tutup Mata
-
Ngeri! Anggota FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa?