Suara.com - Timnas Indonesia ditargetkan meraih medali emas di cabang olahraga sepak bola SEA Games 2021. Pelatih Shin Tae-yong pun tak mau sesumbar, yang paling penting adalah timnya bermain maksimal.
PSSI memang menargetkan Timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games kali ini. Hal ini demi memutus puasa gelar yang bertahan puluhan tahun.
"Saya tidak bisa bilang kami pasti meraih emas. Tujuan kami adalah bermain maksimal," ujar Shin Tae-yong, dilansir dari Antara.
Shin Tae-yong menambahkan, yang bisa dilakukannya saat ini adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin. Dia merasa yakin dengan potensi para pemainnya meski masih jauh dari cukup terutama soal kualitas fisik dan mental.
"Kemampuan para pemain Indonesia tidak kalah dengan pemain Asia lainnya. Namun, mereka masih kurang dari sisi fisik dan mental sehingga kami perlu meningkatkannya agar pemain mencapai level atas," kata juru taktik asal Korea Selatan itu
PSSI memang sangat berhasrat untuk merebut medali emas sepak bola putra SEA Games 2021. Hal itu demi mengulangi pencapaian serupa yang terakhir kali diraih pada SEA Games 1991.
Indonesia hampir saja mengulang prestasi tersebut pada SEA Games 2019 di Filipina setelah tim yang ketika itu dilatih Indra Sjafri lolos ke final. Sayangnya, di partai puncak, Egy Maulana dan kawan-kawan takluk 0-3 dari Vietnam.
Timnas Indonesia U-23 tengah menjalani TC persiapan SEA Games 2021 di Jakarta pada 8-28 Februari 2021. Ini merupakan TC kedua setelah sebelumnya dilakukan pada Desember 2020.
SEA Games 2021 dijadwalkan berlangsung pada November-Desember di Vietnam. Berdasarkan regulasi SEA Games tahun 2019, setiap tim cabang olahraga sepak bola putra wajib diperkuat pemain berusia maksimal 22 tahun (U-22) dan sebanyak-banyaknya dua pemain senior yang berumur di atas 22 tahun.
Baca Juga: Empat Pemain Belum Gabung TC, PSSI: Keputusan di Tangan Shin Tae-yong
Berita Terkait
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik
-
Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan
-
Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026
-
Penyebab Tiket Laga Timnas Indonesia Kini Sepi Peminat Terbongkar
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?