Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali buka suara terkait penggunaan nama Piala Menpora 2021 oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), sebagai turnamen pramusim sebelum bergulirnya musim baru Liga 1.
Piala Menpora ini rencananya akan digelar mulai 20 Maret mendatang hingga 25 April. Pesertanya adalah 18 klub Liga 1 plus dua klub Liga 2, yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC.
Zainudin mengaku tidak begitu tahu apa yang jadi pertimbangan PSSI memakai nama Menpora. Meski begitu, ia tidak terlalu mempermasalahkannya. Ia justru merasa terhormat.
"Ketua Umum PSSI sudah meminta izin untuk memakai nama Menpora buat nama turnamen pramusim. Saya tidak tahu pertimbangan PSSI dan PT LIB, tetapi sekarang ini suasananya tidak normal (di masa pandemi COVID-19), kalau dulu kan suasana normal," tutur Menpora Zainudin Amali, Kamis (18/2/2021).
"Mungkin saja tujuan PSSI memberi titel itu supaya kami (Kemenpora) ikut terlibat memantau, mengevaluasi, apalagi sekarang izin tidak mudah untuk kita dapatkan karena situasi COVID-19 ini. Yang pasti saya merasa terhormat," paparnya.
Menteri asal Gorontalo itu pun mengaku ingin terlibat dalam pengawasan jalannya Piala Menpora 2021. Oleh sebab itu, ia tidak mempermasalahkan pemakaian nama Menpora.
Apalagi, jalannya turnamen pramusim ini juga berkat campur tangannya. Terlebih, Piala Menpora memang jadi ajang percobaan, yang diharapkan jadi 'gerbang' sebelum bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 musim 2021.
"Kami akan melihat apakah PSSI, PT LIB, klub dan suporter bisa disiplin dengan SOP yang sudah disepakati. Kalau itu oke, tentu akan mudah untuk melaksanakan kompetisi Liga 1 dan Liga 2," ucap Zainudin
"Turnamen pramusim diharapkan bisa terselenggara dengan baik tanpa masalah. Semoga tak ada hal-hal signifikan sehingga tidak memberikan masalah untuk dikeluarkannya izin kompetisi," pungkasnya.
Baca Juga: Piala Menpora Mentas Akhir Maret, Borneo FC Kejar Waktu Lakukan Persiapan
Tag
Berita Terkait
-
Uji Coba Timnas Indonesia U-17 vs China, Berikut Harga Tiketnya
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Bukan Taktik Biasa, John Herdman Ungkap Senjata Utama Timnas Indonesia untuk Level Dunia
-
Tegas! Eks-Punggawa Jerman U-17 Tolak Pinangan Membela Timnas Indonesia
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
Drama Menit Akhir Bursa Transfer, Liverpool Blokade Curtis Jones ke Inter Milan
-
Malut United Jalin Kerja Sama dengan Klub Asuhan Jose Mourinho
-
Florian Wirtz Bisa Setara dengan Kevin De Bruyne, Hugo Ekitike Lebih Baik dari Fernando Torres
-
Adam Przybek Dikabarkan Gabung PSIM Yogyakarta, Bojan Hodak Buka Suara
-
Uji Coba Timnas Indonesia U-17 vs China, Berikut Harga Tiketnya
-
Dewa United dan Persija Jakarta Rebutan Ivar Jenner?
-
Cetak Hattrick di Arsenal, Pemain Keturunan: Sangat Indah Jika Bermain untuk Timnas Indonesia
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Dari Fans Cilik Jadi Kiper Ajax, Maarten Paes Wujudkan Mimpi Masa Kecilnya
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris