Suara.com - Pemain Ansan Greeners Asnawi Mangkualam harus kembali menjalani karantina. Asnawi harus kembali menjalaninya tak lama setelah dirinya setelah isolasi mandiri selama 14 hari setibanya di Korea Selatan beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, Asnawi sudah selesai jalani masa karantina selama 14 hari pada Rabu (17/2/2021). Karantina tersebut merupakan prokes wajib bagi WNA yang masuk ke Korsel.
Kabar soal kondisi Asnawi disampaikan oleh klubnya, Ansan Greeners, lewat akun Instagram resmi mereka. Menurut akun @ansan_greeners_fc, Asnawi harus kembali menjalani karantina usai kontak dengan penderita COVID-19.
Hasil tes menunjukkan Asnawi negatif virus corona. Namun, karantina harus tetap dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.
"Selesai karantina mandiri Asnawi makan di rumah makan Indonesia," tulis Ansan Greeners, Jumat (19/2/2021).
"Setelah selesai makan saat akan keluar bertemu dengan penggemar dan foto bersama tetapi ternyata penggemar itu terkena COVID-19," sambung pernyataan tersebut.
"Asnawi telah dites dan hasilnya negatif. Tetapi untuk menjaga kesehatan bersama maka dari itu kami memutuskan Asnawi untuk karantina mandiri selama 14 hari."
Adapun Asnawi seharusnya sudah bergabung dalam latihan tim usai diperkenalkan secara resmi oleh tim. Namun, ia kini harus berlatih mandiri lagi di tempat karantina.
"Paling pertama ingin bergabung dengan tim. Tim sudah menjalani training camp, sementara saya harus memulai dari awal," ujar Asnawi beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Asnawi dan Aktris Cantik Davina Karamoy Berbalas Komentar, Warganet: Cie!
"Saya ingin segera bergabung dengan tim menjalani latihan."
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026