Suara.com - Inter Milan menundukkan tamunya, Genoa dengan skor 3-0, Minggu (28/2/2021) malam WIB, untuk membawa mereka sementara unggul tujuh poin di puncak atas tim pesaing terdekat di klasemen, AC Milan.
Pasukan Antonio Conte kini kukuh memuncaki klasemen sementara Liga Italia 2020/2021 dengan koleksi 56 poin, sedangkan AC Milan baru akan bermain melawan AS Roma pada dini hari nanti.
Sementara itu, Genoa yang kembali menelan kekalahan setelah melalui tujuh laga tanpa kekalahan tertahan di posisi ke-13 dengan 26 poin.
Pada pertandingan yang dimainkan di Giuseppe Meazza tersebut, Inter hanya memerlukan waktu 32 detik untuk memecah kebuntuan.
Diawali dari operan Nicolo Barella kepada Romelu Lukaku, penyerang Belgia itu kemudian bekerja sama satu-dua dengan Lautaro Martinez sebelum melepaskan sepakan akurat ke sudut gawang dengan kaki kanannya.
Setelah beberapa peluang yang gagal dimaksimalkan karena aksi gemilang kiper Genoa Mattia Perin, Inter akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-69.
Lukaku merangsek ke depan, menarik para pemain bertahan Genoa untuk mengawalnya, untuk kemudian mengirim bola kepada Barella yang tidak terkawal dan dengan mudah melesakkan bola ke gawang tim tamu.
Gol ketiga Inter tercipta pada menit ke-77 dari pemain pengganti Alexis Sanchez.
Lukaku memaksa kiper Perin melakukan penyelamatan, dan Sanchez bergerak cepat menyambar bola dengan sundulannya. Gol itu sempat harus mendapat tinjauan VAR, namun kemudian dinyatakan bahwa Lukaku tidak berada dalam posisi offside.
Baca Juga: Gareth Bale Bikin Brace, Tottenham Permak Burnley 4-0
Cagliari Akhiri Catatan Gagal Menang
Pada pertandingan yang dimainkan dalam waktu bersamaan, Cagliari mengakhiri catatan gagal menang sebanyak 16 laga berturut-turut dengan memukul tuan rumah Crotone dua gol tanpa balas.
Kemenangan tersebut memperbesar peluang Cagliari untuk lolos dari perangkap degradasi.
Cagliari tetap berada di posisi ke-18 di klasemen sementara, namun dengan koleksi 18 poin, mereka kini hanya terpaut dua poin dari Torino yang berada di zona aman.
Bagi Crotone, kekalahan keenam secara berturut-turut itu menyulitkan mereka untuk dapat bertahan di kompetisi strata teratas Italia. Crotone tetap berada di posisi juru kunci dengan 12 poin.
Kedua gol pada laga tersebut tercipta setelah turun minum. Leonardo Pavoletti mengemas gol pertama Cagliari pada menit ke-56, sebelum eksekusi penalti Joao Pedro pada menit ke-60 menggandakan keunggulan timnya.
Berita Terkait
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Inter Milan vs Lazio: Chivu Ingatkan Ancaman Balas Dendam di Final Coppa Italia
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri
-
Carles Puyol Beri Pandangan soal Rumor Alessandro Bastoni ke Barcelona
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia
-
Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
-
Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027
-
Rumor Bursa Transfer Pekan Ini: Juventus, Manchester United, Real Madrid, Hingga Liverpool
-
Belum Mulai, Piala Dunia 2026 Amerika Serikat Dijuluki Tuan Rumah Terburuk Sepanjang Masa