Suara.com - Evan Dimas memilih untuk tidak bertahan di Persija Jakarta dan hengkang ke Bhayangkara Solo FC. Salah satu penyebab hengkangnya pemain langganan Timnas Indonesia itu adalah tidak tercapainya kesepakatan antara Evan dengan Persija ihwal kontrak baru di tahun 2021.
Sejak didatangkan pada awal musim 2020, Evan hanya dikontrak oleh manajemen Persija selama satu tahun. Karena tidak tercapainya kesepakatan, pemain berusia 25 tahun itu memutuskan hengkang ke Bhayangkara Solo FC.
Direktur Persija Ferry Paulus mengatakan klub berjuluk Macan Kemayoran itu sebenarnya ingin mempertahankan Evan.
"Sebetulnya semuanya ada proses dan negosiasi. Dalam setiap negosiasi, ada plus dan minusnya," kata Ferry Paulus kepada awak media, Senin (8/3/2021) malam.
"Sebenarnya kami masih berharap Evan Dimas bertahan di Persija. Namun, proses negosiasi agak alot, sehingga kami tidak bisa deal dengan dia," tambah lelaki asal Manado tersebut.
Presiden Persija Mohamad Prapanca mengatakan jika kebijakan klub saat ini belum bisa memenuhi permintaan mantan pemain Barito Putera tersebut.
"Setelah berdiskusi panjang lebar, dengan sangat terpaksa kami sepakat untuk tidak melanjutkan kerjasama musim ini. Tidak terjadi titik temu antara kebijakan manajemen dengan keperluan pribadi Evan Dimas," ujar Mohamad Prapanca dalam rilis klub.
"Namun secara lisan kepada saya, Evan Dimas menyampaikan jika siap untuk kembali musim depan."
"Terima kasih untuk kinerja dan bakti Evan Dimas selama di Persija Jakarta serta sukses selalu untuk kariernya. Semoga kita dapat kembali bekerja sama musim depan."
Baca Juga: Persija Belum Minat Datangkan Stefano Lilipaly, Tapi...
Evan telah diumumkan sebagai pemain baru Bhayangkara Solo FC, Senin (8/3/2021). Sebelum Evan, The Guardian --julukan Bhayangkara Solo FC-- juga telah mendatangkan beberapa pemain baru seperti Hansamu Yama, Arthur Bonai, dan Osas Saha.
Sementara pergerakan Persija masih terlihat minim. Persija hanya dikabarkan baru mendatangkan bek asal Brasil, Yann Motta.
Tag
Berita Terkait
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
-
Kebahagiaan Bek Timnas Indonesia Bertambah, Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Kejutan! Striker Kelahiran Tondano Lebih Gacor Dibanding Penyerang Timnas Indonesia
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste
-
Pelatih Bali United Menyesal Gagal Boyong Eliano Reijnders, Kenapa?
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya