Suara.com - Juventus akan menjamu Porto di Allianz Stadium pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB. Berikut fakta - fakta menarik jelang duel Juventus vs Porto.
Juventus wajib menang jika ingin lolos ke babak delapan besar. Pasalnya, wakil Italia ini kalah 1-2 sat leg pertama di Estadio do Dragao, Portugal.
Pasukan Sergio Conceicao unggul 2-0 lewat gol-gol Mehdi Taremi menit 2 dan Moussa Marega menit 46, sedangkan Juventus cuma membalas satu gol Federico Chiesa di menit 62.
Namun bukan hal yang mustahil bagi Juventus untuk membalikan keadaan. Juventus telah lolos 15 kali dalam 34 partai knockout kompetisi UEFA di mana mereka kalah tandang pada leg pertama.
Satu gol tandang yang dicetak Chiesa menjadi salah satu modal Juventus untuk leg kedua. Kehadiran Cristiano Ronaldo juga membuat peluang Juventus untuk lolos selalu ada.
Berikut fakta - fakta menarik menjelang duel Juventus vs Porto seperti yang dihimpun dari Bbc Sport:
- Juventus telah memenangkan dua pertandingan kandang Liga Champions melawan Porto, 3-1 pada Oktober 2001 dan 1-0 pada Maret 2017.
Kemenangan 2-1 Porto atas Juventus di leg pertama adalah kemenangan pertama mereka atas mereka di kompetisi Eropa pada percobaan keenam (seri satu, kalah empat). Porto telah kalah dalam lima pertandingan tandang Liga Champions terakhir mereka di Italia, sejak kemenangan 3-2 atas AC Milan pada tahun 1996.
- Juventus telah kehilangan dua dari 12 pertandingan kandang terakhir mereka di babak sistem gugur Liga Champions (menang delapan, seri dua), namun dua kekalahan itu terjadi dalam tiga musim sebelumnya (3-0 v Real Madrid pada 2017-18 dan 2) -1 v Ajax pada 2018-19).
Porto tidak pernah menang dalam 13 pertandingan tandang di babak sistem gugur Liga Champions (seri empat, kalah sembilan)
- Juventus telah tersingkir dari lima dari enam pertandingan sistem gugur Liga Champions terakhir mereka ketika kalah di leg pertama, kecuali pertandingan babak 16 besar 2018-19 melawan Atlético Madrid (leg pertama 0-2, leg kedua 3-0).
- Porto tersingkir dalam tiga pertandingan sistem gugur Liga Champions terakhir mereka setelah memenangkan leg pertama, kalah melawan Arsenal pada 2009-10, Malaga pada 2012-13 dan Bayern Munich pada 2014-15.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Laga Dortmund vs Sevilla di Liga Champions
Berita Terkait
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya