- Jose Luis Chilavert, kiper legendaris Paraguay, mengomentari dugaan rasisme laga Liga Champions Benfica versus Real Madrid.
- Ia membela Gianluca Prestianni dan menuduh Vinícius Junior sebagai pihak pertama yang memulai penghinaan tersebut.
- Chilavert dikenal sebagai kiper pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa dengan total 67 gol profesional.
Suara.com - Pecinta sepak bola era 90-an tentu tak asing dengan kiper bernama Jose Luis Chilavert. Ia adalah ikon unik dalam sejarah sepak bola, kiper haus gol, spesialis tendangan bebas, sekaligus figur penuh kontroversi.
Kontroversi terbarunya ialah saat mengeluarkan pernyataan terkait insiden dugaan rasisme di laga Benfica vs Real Madrid pada fase knock out Liga Champions.
Dalam wawancara bersama Radio Rivadavia, mantan kiper yang juga eks pemain Vélez Sarsfield itu secara terbuka membela Gianluca Prestianni dan justru menuding Vinícius sebagai pemicu perselisihan.
Chilavert mempertanyakan mengapa Prestianni menjadi sasaran kritik di Spanyol. Ia menyebut bahwa penghinaan pertama justru datang dari kubu Vinicius.
“Saya berdiri bersama Prestianni. Vinicius adalah orang pertama yang menghina semua orang,” kata Chilavert.
Profil Jose Luis Chilavert
Lahir di Luque, Paraguay, 27 Juli 1965, Chilavert menjelma menjadi salah satu kiper terbaik dunia pada era 1990-an. Posturnya 1,88 meter, refleks cepat, dan kepemimpinan kuat membuatnya disegani.
Sepanjang karier profesionalnya, Chilavert mencetak 67 gol, sebagian besar melalui penalti dan tendangan bebas.
Ia mengoleksi delapan gol untuk timnas Paraguay, termasuk empat saat kualifikasi Piala Dunia 2002.
Baca Juga: Bela Gianluca Prestianni, Jose Luis Chilavert Sebut Vinicus Jr Sumber Masalah
Ia menjadi kiper dengan gol terbanyak kedua sepanjang masa, hanya kalah dari Rogerio Ceni.
Chilavert juga tercatat sebagai salah satu dari sedikit kiper yang pernah mencetak hat-trick, seluruhnya lewat titik putih saat membela Velez Sarsfield.
Di level klub, ia meraih 12 trofi, termasuk Copa Libertadores 1994 dan Piala Interkontinental 1994 bersama Vélez. Ia juga tiga kali dinobatkan sebagai Kiper Terbaik Dunia versi IFFHS.
Dijuluki El Buldog, Chilavert dikenal berkepribadian keras dan berani bersuara. Ia pernah terlibat perkelahian dengan Faustino Asprilla dalam laga kualifikasi Piala Dunia.
Pada 2002, ia diskors FIFA usai insiden dengan Roberto Carlos. Di luar lapangan, ia juga kerap melontarkan kritik tajam terhadap federasi dan politisi Paraguay.
Usai pensiun pada 2004, Chilavert tetap aktif di dunia publik. Ia bahkan mencalonkan diri sebagai presiden Paraguay pada pemilu 2023, meski hanya meraih kurang dari 1 persen suara.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Bela Gianluca Prestianni, Jose Luis Chilavert Sebut Vinicus Jr Sumber Masalah
-
Real Madrid Selangkah Lagi ke 16 Besar, Bakal Lawan Manchester City atau Sporting CP?
-
Arsenal Tergelincir Lagi, Superkomputer Ungkap Peluang Juara The Gunners Menipis?
-
Kata-kata Pelatih Bodo/Glimt Usai Bikin Inter Milan Tak Berkutik di Benteng Aspmyra
-
Ketegaran Vinicius Jr: Menahan 20 Serangan Rasis Selama Berbaju Real Madrid
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
-
Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak
-
Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok