- Investigasi UEFA sedang berlangsung mengenai dugaan rasisme Gianluca Prestianni terhadap Vinicius Junior pasca-laga Liga Champions.
- Pelatih Jose Mourinho melarang pembahasan Real Madrid dan kontroversi rasisme di ruang ganti tim Benfica.
- LSM Kick It Out mengkritik Mourinho karena dianggap melakukan gaslighting terkait insiden Vinicius Junior tersebut.
Suara.com - Suasana panas menyelimuti ruang ganti Benfica pasca-laga Liga Champions melawan Real Madrid, setelah Gianluca Prestianni dituding melakukan penghinaan rasial terhadap Vinicius Junior.
Menanggapi kontroversi ini, pelatih Jose Mourinho mengambil langkah tegas, melarang seluruh pemain membahas Real Madrid di ruang ganti.
Pihak UEFA sendiri saat ini sudah melakukan investigasi terkait kasus dugaan rasisme yang dilakukan Prestianni kepada Vinicius Jr.
Sementara itu, Prestianni membantah tudingan tersebut. Namun, kubu Real Madrid dilaporkan telah mengirimkan seluruh bukti terkait insiden ini ke UEFA untuk mendukung pemain mereka.
Menurut laporan Daily Mail Sport, Mourinho meminta pemain Benfica fokus sepenuhnya pada laga domestik berikutnya melawan AVS, klub papan bawah.
Prestianni pun tidak akan bermain dalam pertandingan ini karena akumulasi kartu.
Mourinho menekankan bahwa ia tidak akan menoleransi diskusi apapun terkait laga Real Madrid maupun kontroversi Vinicius-Prestianni di ruang ganti.
Hal ini dilakukan untuk menjaga fokus tim menghadapi jadwal padat Primeira Liga.
Sikap Mourinho sebelumnya memicu kritik tajam karena menekankan perayaan gol Vinicius sebagai pemicu keributan.
Baca Juga: Siapa Jose Luis Chilavert? Kiper 67 Gol, Capres Paraguay yang Serang Vinicius Jr Bela Prestianni
LSM anti-rasisme Kick It Out menuding Mourinho melakukan gaslighting terhadap pemain Brasil tersebut.
“Ketika seseorang melaporkan diskriminasi, prioritas utama adalah mereka didengar dan merasa didukung. Memfokuskan perhatian pada perayaan gol Vinicius atau sejarah klub adalah bentuk gaslighting,” tulis Kick It Out.
Mourinho sendiri menekankan kepada Vinicius bahwa Benfica bukanlah klub rasis, dan mengingatkan agar perayaan gol dilakukan secara hormat.
Namun, komentar ini justru menimbulkan gelombang kritik internasional terhadap pelatih asal Portugal tersebut.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Siapa Jose Luis Chilavert? Kiper 67 Gol, Capres Paraguay yang Serang Vinicius Jr Bela Prestianni
-
Bela Gianluca Prestianni, Jose Luis Chilavert Sebut Vinicus Jr Sumber Masalah
-
Real Madrid Selangkah Lagi ke 16 Besar, Bakal Lawan Manchester City atau Sporting CP?
-
Arsenal Tergelincir Lagi, Superkomputer Ungkap Peluang Juara The Gunners Menipis?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini
-
Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini